Ligaolahraga.com -
Berita Piala Dunia: Hajime Moriyasu memuji penampilan Jepang setelah menang 4-0 atas Tunisia pada Ahad (21/6/2026) siang WIB dan semakin dekat dengan tiket babak gugur Piala Dunia 2026.
Moriyasu mengaku sangat puas dengan performa Jepang saat mengalahkan Tunisia 4-0 di Monterrey. Kemenangan tersebut membuat Samurai Biru berada dalam posisi yang sangat kuat untuk melaju ke babak 32 besar, sekaligus memastikan Tunisia tersingkir dari persaingan di Grup F.
Jepang tampil dominan sepanjang pertandingan meski tidak diperkuat gelandang kreatif Takefusa Kubo yang masih dibekap cedera. Absennya salah satu pemain kunci tidak mengurangi kualitas permainan Jepang, yang mampu mengontrol jalannya laga sejak menit awal hingga peluit panjang dibunyikan.
Moriyasu menilai kemenangan tersebut terasa istimewa karena diraih dalam pertandingan bertekanan tinggi di panggung Piala Dunia. Ia juga bangga karena para pemain mampu menjawab ekspektasi yang datang dari para pendukung dan pengamat sepak bola di seluruh dunia.
Membahas kemenangan itu, Moriyasu mengatakan, "Ini adalah pertandingan kedua kami di Piala Dunia, laga dengan tekanan yang sangat tinggi dan disaksikan banyak orang di seluruh dunia. Saya sangat senang karena kami mampu meraih kemenangan dalam pertandingan seperti ini."
Pelatih berusia 57 tahun itu juga menyinggung tantangan yang dihadapi timnya akibat cedera sejumlah pemain. Menurut Moriyasu, kehilangan pemain karena cedera selalu menjadi situasi yang menyakitkan, tetapi Jepang telah membangun skuad yang memungkinkan setiap pemain siap tampil kapan pun dibutuhkan.
Hajime Moriyasu menjelaskan bahwa filosofi timnya adalah memastikan seluruh anggota skuad mampu memberikan kontribusi yang sama besar. Karena itu, Samurai Biru tetap bisa tampil solid meski harus melakukan sejumlah penyesuaian dalam susunan pemain.
Menjelaskan kekuatan timnya, Moriyasu berkata, "Sebagai sebuah tim, melihat pemain mengalami cedera tentu sangat disayangkan dan menyakitkan. Namun kami membangun skuad ini dengan keyakinan bahwa siapa pun yang masuk ke lapangan mampu membantu tim meraih kemenangan."
Salah satu penyesuaian yang dilakukan Jepang adalah menggeser posisi Daichi Kamada. Pemain yang belakangan lebih sering beroperasi sebagai gelandang bertahan itu dimainkan lebih maju sebagai penyerang bayangan untuk memaksimalkan kemampuannya dalam mengatur permainan.
Hajime Moriyasu menilai keputusan tersebut berjalan sesuai rencana. Ia merasa Kamada mampu mengendalikan keseimbangan tim baik saat menyerang maupun bertahan dari posisi yang lebih dekat dengan lini depan.
Membahas perubahan peran Kamada, Moriyasu mengatakan, "Daichi belakangan lebih sering bermain sebagai gelandang bertahan, tetapi karena situasi tim saat ini kami memintanya bermain sebagai penyerang bayangan. Tujuannya adalah memaksimalkan kelebihannya dan membantu mengontrol permainan dari posisi yang lebih maju."
Selain Kamada, Moriyasu juga memberikan pujian kepada Ko Itakura dan Takehiro Tomiyasu. Menurutnya, kedua pemain tersebut memiliki peran penting dalam proses pembangunan tim dan telah menunjukkan kualitas yang dibutuhkan untuk bersaing di level tertinggi sepak bola dunia.
Moriyasu menegaskan bahwa Itakura dan Tomiyasu selalu dianggap sebagai pemain yang mampu tampil di standar Piala Dunia. Ia percaya pengalaman dan kualitas keduanya akan menjadi modal berharga bagi Jepang dalam upaya melangkah sejauh mungkin di turnamen ini.
Menutup komentarnya, Moriyasu mengatakan, "Ko Itakura dan Takehiro Tomiyasu selalu menjadi bagian penting dalam pembangunan tim ini. Kami selalu melihat mereka sebagai pemain yang mampu bersaing di standar sesungguhnya dari Piala Dunia."
Artikel Tag: jepang, piala dunia, tunisia, piala dunia 2026, hajime moriyasu
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/hajime-moriyasu-puji-jepang-usai-gilas-tunisia-4-0

2 hours ago
4

















































