Herry IP: Jangan Remehkan China dan Indonesia di Piala Thomas

6 hours ago 3

Ligaolahraga.com -

Kuala Lumpur - China dan Indonesia tetap menjadi negara-negara yang diunggulkan untuk menantang harapan Malaysia mengangkat Piala Thomas di Horsens, Denmark, bulan depan, meskipun penampilan mereka di Kejuaraan All England kurang meyakinkan.

Itulah pandangan pelatih kepala ganda putra, Herry Iman Pierngadi, yang percaya bahwa kedua pemain unggulan tersebut tidak boleh diremehkan, karena mereka mampu menampilkan performa yang lebih kuat dalam ajang beregu dunia.

Herry IP mencatat bahwa China, khususnya di nomor tunggal putra dan ganda putra, tidak menonjol di All-England, tetapi menekankan bahwa itu tidak berarti pemain mereka lemah.

Menurut Herry, format tim Piala Thomas menjadikannya tantangan yang sangat berbeda dibandingkan dengan turnamen internasional biasa, dan hasil di All-England tidak boleh dianggap sebagai ukuran sebenarnya dari kekuatan sebuah tim.

“China dan Indonesia masih bisa menjadi tim yang kuat di Piala Thomas. China tidak terlalu menonjol di Kejuaraan All-England kali ini di nomor putra. Tetapi Piala Thomas berbeda. Pemain tunggal mereka tersebar di seluruh skuad dan kompetisi tim tidak sama dengan turnamen individu,” kata Herry.

Pemain peringkat 1 dunia, Shi Yuqi, tersingkir lebih awal di All-England setelah kalah di babak pertama dari Lakshya Sen, dan kemudian pemain India itu mengeliminasi pemain Tiongkok lainnya, Li Shifeng, di perempat final.

Dua pemain Tiongkok lainnya, Lu Guangzu dan Weng Hongyang, juga tersingkir di babak pertama. Guangzu kalah dari Kunlavut Vitidsarn dari Thailand, sementara Hongyang dikalahkan oleh Lee Cheuk Yiu dari Hong Kong.

Indonesia juga mengalami kekecewaan di nomor ganda putra. Meskipun memiliki lima pasangan dalam undian, tidak satu pun yang melaju ke final. Hasil terbaik mereka datang dari pasangan muda Raymond Indra-Nikolaus Joaquin, yang mencapai semifinal sebelum kalah dari pasangan Korea Selatan Seo Seung-jae-Kim Won-ho.

Selain kedua negara tersebut, Herry memperingatkan bahwa Malaysia juga harus mewaspadai Prancis karena juara Eropa itu memiliki tiga pemain tunggal putra yang kuat.

Mereka adalah Christo Popov (peringkat 5 dunia), Alex Lanier (peringkat 10 dunia) dan Toma Junior Popov (peringkat 17 dunia), semuanya memiliki peringkat lebih tinggi daripada pemain tunggal putra terbaik Malaysia, Leong Jun Hao, yang saat ini berada di peringkat 23 dunia.

“Prancis juga harus diawasi dengan cermat karena mereka memiliki tiga pemain tunggal yang kuat,” tambahnya.

Tim Malaysia telah memulai persiapan lebih awal untuk Piala Thomas dalam upaya mereka mengakhiri paceklik gelar selama 34 tahun sejak terakhir kali memenangkan turnamen tersebut pada tahun 1992 di Kuala Lumpur.

Artikel Tag: badminton indonesia, badminton china, herry ip, piala thomas 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/herry-ip-jangan-remehkan-china-dan-indonesia-di-piala-thomas

Read Entire Article
Sports | | | |