Ligaolahraga.com -
Horsens - Kedatangan Hendra Setiawan sebagai pelatih skuad Piala Thomas Indonesia membawa senyuman bagi mantan pelatih legendaris PBSI, Herry Iman Pierngadi.
Meskipun Hendra Setiawan akan berada di sisi gawang yang berlawanan, Herry IP yang kini menjadi pelatih kepala timnas Malaysia, bangga melihat mantan anak didiknya mengikuti jejaknya.
Kejuaraan Piala Thomas 2026 dimulai pada hari Jumat di Horsens, Denmark.
“Saya senang melihat Hendra melanjutkan warisan sebagai seorang pelatih,” kata Herry.
Tim Indonesia telah menurunkan susunan ganda kuat yang menampilkan Fajar Alfian / Muhammad Shohibul Fikri, Sabar Karyaman Gutama / Moh Reza Pahlevi Isfahani, dan Raymond Indra / Nikolaus Joaquin.
Hendra Setiawan adalah salah satu pemain setia dan rendah hati yang dibina oleh Herry IP selama masa baktinya yang panjang bersama Indonesia.
Pemain veteran ini menikmati karier yang gemilang, memenangkan medali emas Olimpiade dan gelar juara dunia bersama Mohammad Ahsan, serta dengan mantan pasangannya, mendiang Markis Kido.
Ini akan menjadi peran kepelatihan pertama Hendra Setiawan bersama Indonesia, sementara bagi Herry IP, ini menandai tugas pertamanya di Piala Thomas bersama tim asing.
“Ada banyak mantan pemain yang beralih ke dunia kepelatihan, dan kita akan melihat cukup banyak dari mereka di Final tahun ini,” kata Herry.
“Namun, belum semuanya konsisten dalam peran mereka, dan sebagian masih kurang dewasa.”
Di antara mereka yang telah terjun ke dunia kepelatihan adalah Wong Choong Hann dari Malaysia, Tan Bin Shen dan Jeremy Gan (Hong Kong), Tan Kim Her (India), Lee Wan Wah (Jepang), serta Zhang Jun dan Zhang Ning dari Tiongkok, dan masih banyak lagi.
Pada babak final, Herry yakin Korea Selatan, yang dipimpin oleh pasangan peringkat 1 dunia Kim Won-ho–Seo Seung-jae, tetap menjadi tolok ukur dalam nomor ganda.
“Para pemain Korea akan tetap tampil luar biasa di nomor ganda pada Piala Thomas,” katanya.
“Saya yakin Aaron Chia dan Soh Wooi Yik bisa mengalahkan mereka, tetapi pertama-tama mereka harus percaya pada diri mereka sendiri.”
Herry IP memiliki rekor yang kuat di Piala Thomas, setelah memimpin Indonesia meraih gelar juara pada tahun 2000 dan sekali lagi pada tahun 2022.
Artikel Tag: hendra setiawan, fajar alfian, muhammad shohibul fikri, moh reza pahlevi isfahani, sabar karyaman gutama, herry ip, nikolaus joaquin, raymond indra, piala thomas 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/herry-ip-bangga-hendra-setiawan-ikuti-jejaknya-jadi-pelatih-di-piala-thomas

4 hours ago
7

















































