Guintoli Kritik Hukuman Jorge Martin Usai Crash Beruntun di MotoGP Hungaria

8 hours ago 8

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Kontroversi mewarnai MotoGP Hungaria 2026 setelah Jorge Martin menjadi penyebab kecelakaan beruntun di tikungan pertama Sirkuit Balaton Park. Insiden tersebut tidak hanya mengakhiri balapan sejumlah pembalap, tetapi juga memicu perdebatan mengenai keputusan steward yang dianggap terlalu lunak.

Pembalap Aprilia itu kehilangan kendali motornya saat memasuki tikungan pertama pada lap pembuka. Akibatnya, beberapa rider ikut terjatuh, termasuk pemimpin klasemen sementara Marco Bezzecchi yang juga merupakan rekan setim Martin. Selain Bezzecchi, Fabio Di Giannantonio, Fermin Aldeguer, dan Raul Fernandez turut menjadi korban dalam kecelakaan tersebut.

Steward MotoGP akhirnya menyatakan Martin bersalah dan menjatuhkan hukuman double Long Lap Penalty yang harus dijalani pada seri berikutnya di Brno, Republik Ceko. Namun keputusan tersebut menuai kritik dari sejumlah pihak, termasuk mantan pembalap MotoGP dan analis balap Sylvain Guintoli.

Dalam podcast Gas It Out, Guintoli mengaku terkejut dengan sanksi yang diberikan kepada juara dunia MotoGP 2024 tersebut.

"Sejujurnya saya merasa hukumannya sangat ringan. Hanya double Long Lap Penalty untuk insiden seperti itu. Ini bukan pertama kalinya kejadian serupa terjadi saat start balapan," ujar Guintoli.

Menurut pria asal Prancis itu, kecelakaan di tikungan pertama memiliki potensi bahaya yang sangat besar karena melibatkan banyak motor dalam kondisi berdekatan dan kecepatan tinggi.

"Kami beruntung tidak ada yang mengalami cedera serius. Dalam situasi seperti itu, pembalap bisa tertabrak motor lain atau terkena benturan keras pada tubuh maupun kaki. Dampaknya bisa sangat fatal," katanya.

Guintoli juga menyinggung insiden serupa yang melibatkan Jorge Martin pada Sprint Race MotoGP Jepang musim lalu. Saat itu, pembalap Spanyol tersebut juga bersenggolan dengan Bezzecchi di tikungan pertama dan berujung kecelakaan. Karena itu, ia menilai MotoGP perlu mempertimbangkan langkah yang lebih tegas untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Sementara itu, Martin telah menyampaikan permintaan maaf melalui media sosial. Ia mengaku kehilangan kendali atas motornya dan menyesalkan insiden yang membuat sejumlah pembalap gagal melanjutkan balapan.

"Saya ingin meminta maaf kepada semua pembalap yang terlibat. Saya kehilangan kendali motor dan kecelakaan itu tidak bisa saya hindari. Yang terpenting, syukurlah semua orang baik baik saja," tulis Martin.

Insiden tersebut juga membuat bos Aprilia, Massimo Rivola, sempat meluapkan kekecewaannya. Ia menyebut Martin melakukan kesalahan yang seharusnya bisa dihindari. Meski demikian, setelah meninjau ulang rekaman balapan, sikap Rivola dikabarkan mulai melunak.

Terlepas dari perdebatan yang muncul, Jorge Martin tetap harus menjalani hukuman double Long Lap Penalty di MotoGP Republik Ceko. Sanksi tersebut berpotensi memengaruhi persaingannya dalam perebutan gelar juara dunia yang masih terbuka lebar musim ini.

Artikel Tag: aprilia, motogp ceko, sylvain guintoli, jorge martin, motogp hungaria

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/guintoli-kritik-hukuman-jorge-martin-usai-crash-beruntun-di-motogp-hungaria

Read Entire Article
Sports | | | |