Ligaolahraga.com -
Berita MotoGP: Spekulasi soal kepindahan Francesco Bagnaia ke Aprilia pada 2027 memunculkan dilema besar bagi Ducati. Luigi Dall’Igna dinilai tak boleh ambil risiko membiarkan Bagnaia mengetes motor 850cc terbaru mereka.
Pergerakan pasar pembalap MotoGP untuk musim 2027 memunculkan konsekuensi teknis yang tidak sederhana. Salah satunya menyangkut masa depan Francesco Bagnaia dan aksesnya terhadap motor prototipe Ducati berkapasitas 850cc yang akan digunakan pada era regulasi baru di MotoGP 2027.
Jurnalis senior Mat Oxley menilai Ducati harus bersikap tegas jika benar Bagnaia akan bergabung dengan Aprilia mulai MotoGO 2027. Menurutnya, membiarkan Bagnaia mengetes motor 850cc Desmosedici pada 2026 akan jadi langkah yang sangat berisiko.
MotoGP akan memasuki era baru pada 2027 dengan mesin 850cc menggantikan 1000cc, disertai pembatasan aerodinamika serta penghapusan perangkat ride height. Selain itu, Pirelli akan menggantikan Michelin sebagai pemasok ban resmi. Untuk mendukung transisi tersebut, dua tes tengah musim telah dijadwalkan pada 2026 di Brno dan Red Bull Ring.
Dalam pandangan Oxley, situasi ini menciptakan konflik kepentingan jika pembalap yang akan hengkang tetap diberi akses penuh ke proyek masa depan tim.
“Jika Anda adalah Gigi Dall’Igna, apakah Anda akan membiarkan Bagnaia mencoba prototipe 2027 lalu membawa pengetahuan itu ke Aprilia? Hanya orang bodoh yang melakukan itu,” tulis Oxley.
Ia juga menyoroti kemungkinan sebaliknya. Jika Pedro Acosta benar menuju Ducati pada 2027, KTM tentu tidak ingin pembalapnya menguji motor 850cc mereka sebelum hengkang. Situasi ini memperlihatkan bahwa kebijakan pembatasan akses kemungkinan akan diterapkan secara luas.
Secara tradisional, tim biasanya memberikan izin pembalap yang hengkang untuk langsung menguji motor baru setelah seri terakhir di Valencia. Namun Oxley menegaskan bahwa tes pertengahan musim memiliki konteks berbeda karena berlangsung saat pengembangan masih sangat sensitif.
Bagi Ducati, risiko kebocoran informasi teknis bisa berdampak besar terhadap daya saing mereka pada awal era baru. Terlebih Bagnaia merupakan pembalap paling sukses Ducati dalam sejarah modern MotoGP dan memahami filosofi teknis tim secara mendalam.
Jika kepindahan ke Aprilia benar terjadi, besar kemungkinan Ducati akan membatasi akses Francesco Bagnaia terhadap proyek 850cc hingga kontraknya berakhir. Keputusan ini mungkin terasa keras, namun dalam konteks persaingan ketat MotoGP, perlindungan data teknis menjadi prioritas utama.
Dengan regulasi baru yang berpotensi merombak peta kekuatan, setiap detail pengembangan motor akan sangat menentukan. Drama transfer pembalap kini bukan sekadar soal siapa membela siapa, tetapi juga tentang bagaimana menjaga rahasia teknologi tetap aman.
Artikel Tag: ducati, aprilia, francesco bagnaia
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/francesco-bagnaia-mau-ke-aprilia-ducati-harus-rahasiakan-motor-2027

6 hours ago
2

















































