Francesco Bagnaia Geram Ucapannya Sering Dipelintir Media MotoGP

4 hours ago 9

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Francesco Bagnaia meluapkan kekecewaannya terhadap media MotoGP yang dinilai sering memelintir pernyataannya. Situasi ini muncul di tengah performanya yang belum stabil sejak musim 2025.

Francesco Bagnaia akhirnya buka suara soal tekanan yang ia hadapi di luar lintasan. Pembalap Ducati itu menilai media MotoGP saat ini terlalu fokus mencari sensasi, hingga kerap memelintir ucapannya demi menciptakan kontroversi.

Dalam sebuah wawancara podcast, Bagnaia mengaku awalnya ingin bersikap terbuka kepada media. Namun pengalaman membuatnya lebih berhati hati dalam berbicara, karena pernyataannya sering disalahartikan.

"Menurut saya, saat ini situasinya sudah hampir gila di level media. Selalu ada pencarian sensasi dan kontroversi. Apa pun yang kamu katakan, bisa dipelintir sesuai keinginan mereka," ujar Bagnaia.

Juara dunia dua kali itu juga menjelaskan tekanan saat sesi wawancara. Ia harus menjawab pertanyaan yang sama dari banyak jurnalis dan stasiun televisi dalam waktu singkat. Hal ini membuat jawabannya bisa berubah seiring waktu, dari yang awalnya diplomatis hingga akhirnya lebih emosional.

"Ada banyak televisi dan jurnalis. Pertanyaan yang sama diulang ulang. Jawaban pertama mungkin masih diplomatis, lalu berikutnya mulai berubah, dan di akhir kamu bisa saja meluapkan emosi," jelasnya.

Tekanan terhadap Bagnaia memang meningkat sejak musim 2025, ketika performanya menurun drastis. Ia gagal meraih poin dalam banyak balapan dan beberapa kali mengalami kecelakaan, yang memicu kritik serta spekulasi soal hubungannya dengan Ducati.

Bagnaia pun mengakui bahwa dirinya tidak sepenuhnya bebas dari kesalahan. Ia menyesali beberapa pernyataan yang dilontarkan terlalu cepat setelah balapan, tanpa memberi waktu untuk mencerna situasi dengan lebih tenang.

"Itu salah satu momen di mana saya melakukan kesalahan. Setelah itu, ucapan tersebut menyebar ke seluruh dunia," katanya.

Salah satu komentar yang paling disorot terjadi setelah balapan di Austria, saat ia mengaku mulai kehilangan kesabaran terhadap tim. Pernyataan tersebut kemudian menjadi bahan pemberitaan luas dan memicu berbagai spekulasi.

Terlepas dari itu, Bagnaia menegaskan bahwa masalah utamanya pada musim lalu lebih bersifat teknis terkait motor, bukan semata faktor mental seperti yang kerap diberitakan.

Ke depan, ia memilih untuk lebih berhati hati dalam berkomunikasi dengan media. Pengalaman ini menjadi pelajaran penting bagi Bagnaia untuk menjaga keseimbangan antara keterbukaan dan kontrol terhadap pernyataan publiknya.

Artikel Tag: ducati, francesco bagnaia

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/francesco-bagnaia-geram-ucapannya-sering-dipelintir-media-motogp

Read Entire Article
Sports | | | |