Ollie Watkins Ungkap Penyebab Steven Gerrard Gagal di Aston Villa

4 hours ago 2

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Inggris: Ollie Watkins mengenang masa kerja sama dengan Steven Gerrard di Aston Villa dan mengaku sempat merasa sangat terpukul ketika legenda Liverpool itu kehilangan pekerjaannya. Penyerang tim nasional Inggris tersebut bahkan mengakui dirinya sempat merasa ikut bertanggung jawab atas kegagalan yang berujung pada pemecatan sang pelatih.

Ollie Watkins merupakan salah satu pemain yang merasakan langsung perubahan yang terjadi selama hampir setahun Steven Gerrard menangani Aston Villa. Ketika mantan gelandang Liverpool itu tiba pada November 2021 menggantikan Dean Smith, suasana di klub langsung berubah menjadi lebih positif dan penuh optimisme.

Watkins mengaku sangat antusias saat pertama kali bekerja di bawah arahan Gerrard. Selain karena reputasinya sebagai salah satu gelandang terbaik dalam sejarah Premier League, ia juga merasa sang pelatih mudah diajak berkomunikasi dan memahami sudut pandang para pemain. Menurutnya, Gerrard mampu membangun hubungan yang dekat dengan skuad karena pernah berada dalam posisi yang sama sebagai pemain elite.

"Ketika Gerrard datang, saya sangat bersemangat. Saya tidak tahu bagaimana dia akan memainkan tim, tetapi saya pernah melihatnya bermain dan kemudian tiba-tiba dia menjadi manajer saya. Saya merasa dia sangat mudah dipahami karena pernah berada di posisi kami. Dia tahu apa yang kami rasakan dan bisa berbicara dengan kami pada level yang sama," ujar Watkins dalam podcast Rio Ferdinand Presents.

Pada awal masa kepemimpinannya, Aston Villa menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Gerrard berhasil membawa tim menjauh dari zona degradasi dan mengakhiri musim di posisi ke-14. Namun situasi mulai berubah menjelang musim berikutnya, terutama setelah kepergian asisten kepercayaannya, Michael Beale, yang menerima tawaran menjadi pelatih Queens Park Rangers.

Watkins menilai perubahan staf pelatih tersebut memberikan dampak yang cukup besar terhadap dinamika tim. "Saya merasa semuanya berjalan sangat baik pada awalnya. Kami memainkan sepak bola yang bagus dan suasana di klub juga sangat positif. Tetapi kemudian keadaan sedikit berubah ketika asisten baru datang. Saya pikir sejak saat itu banyak hal berubah dan kami tidak memulai musim dengan cara yang sama seperti sebelumnya," katanya.

Performa Aston Villa memang menurun drastis pada awal musim 2022/23. Tim hanya meraih dua kemenangan dalam 11 pertandingan Premier League sebelum akhirnya Steven Gerrard dipecat setelah kekalahan 3-0 dari Fulham. Tidak lama kemudian, Unai Emery datang dan mengubah arah klub secara signifikan.

Watkins mengakui pemecatan Gerrard membuatnya merasa bersalah. Ia merasa para pemain depan gagal memberikan kontribusi yang cukup untuk membantu sang pelatih mempertahankan pekerjaannya. "Saya merasa sangat buruk ketika dia dipecat. Kami mengetahuinya saat berada di dalam bus tim. Saya merasa memiliki sedikit tanggung jawab karena dia bergantung kepada saya dan para penyerang lainnya untuk mencetak gol, tetapi kami tidak mampu melakukannya," ujarnya.

Ia juga mengenang salah satu pertandingan melawan Tottenham Hotspur ketika Aston Villa tampil dominan pada babak pertama tetapi gagal memanfaatkan banyak peluang. Setelah jeda, Tottenham bangkit dan menghukum Villa dengan kemenangan telak. Bagi Watkins, laga seperti itu menjadi gambaran bagaimana keberuntungan seolah tidak berpihak kepada tim saat itu.

Kini Aston Villa menikmati periode terbaik mereka di bawah asuhan Unai Emery. Klub berhasil finis di empat besar Premier League sebanyak dua kali dan memenangkan Liga Europa musim ini, trofi pertama mereka dalam 30 tahun. Meski demikian, Ollie Watkins tetap mengenang Steven Gerrard sebagai sosok pelatih dan pribadi yang sangat baik selama berada di Villa Park.

Artikel Tag: aston villa, steven gerrard, ollie watkins

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/ollie-watkins-ungkap-penyebab-steven-gerrard-gagal-di-aston-villa

Read Entire Article
Sports | | | |