Ligaolahraga.com -
Berita Tinju - Evander Holyfield dikenal sebagai salah satu petinju terbaik dalam sejarah kelas berat. Selama karier profesionalnya, ia mencatat kemenangan atas sejumlah nama besar, termasuk Mike Tyson dan Riddick Bowe, serta menjadi juara dunia di dua divisi berbeda.
Meski demikian, Holyfield mengaku pertarungan yang paling membekas dalam kariernya bukanlah saat menghadapi Tyson maupun Bowe. Menurut pria berjuluk The Real Deal itu, laga paling berkesan justru terjadi ketika menantang Dwight Muhammad Qawi pada 1986.
Saat itu Holyfield merebut gelar juara dunia WBAkelas penjelajah setelah menang angka tipis melalui keputusan split decision dalam duel yang berlangsung selama 15 ronde.
Pertarungan tersebut menjadi ujian terbesar bagi Holyfield karena sebelumnya ia belum pernah menjalani laga lebih dari delapan ronde. Menghadapi Qawi yang berpengalaman membuatnya harus menguras seluruh kemampuan fisik dan mental.
"Saya merasa malam terbaik dalam karier saya adalah ketika menghadapi Dwight Muhammad Qawi. Pertarungan itu berlangsung 15 ronde, sementara sebelumnya saya belum pernah bertarung lebih dari delapan ronde. Rasanya seperti menjalani maraton," kata Holyfield kepada Boxing News.
Holyfield mengaku sudah mulai kelelahan sejak ronde keempat. Namun, ia tetap mampu bertahan hingga akhir pertarungan dan keluar sebagai pemenang.
"Saya sudah merasa sangat lelah di ronde keempat, padahal masih ada 11 ronde lagi yang harus dijalani. Itu benar benar menguras tenaga. Qawi juga sangat cerdik, memiliki pertahanan yang luar biasa dan terus melancarkan pukulan, sehingga membuat pertarungan menjadi sangat sulit," ujarnya.
Kemenangan tersebut menjadi titik penting dalam perjalanan Holyfield menuju status sebagai salah satu petinju terbaik dunia. Setahun kemudian, ia kembali bertemu Qawi dan kali ini berhasil menang lebih meyakinkan melalui knockout teknis pada ronde keempat untuk mempertahankan gelar WBA dan IBF kelas penjelajah.
Setelah mendominasi divisi cruiserweight, Holyfield naik ke kelas berat dan mencetak berbagai pencapaian bersejarah. Ia menjadi juara dunia kelas berat pada 1990 usai mengalahkan James "Buster" Douglas, kemudian membangun rivalitas klasik dengan Riddick Bowe serta meraih dua kemenangan ikonik atas Mike Tyson pada 1996 dan 1997.
Meski sederet kemenangan besar itu mengangkat namanya sebagai legenda, Evander Holyfield tetap menempatkan duel melawan Qawi sebagai penampilan terbaik yang pernah ia tunjukkan di atas ring.
Artikel Tag: wba, ibf, mike tyson, evander holyfield, kelas penjelajah, riddick bowe, heavyweight
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/evander-holyfield-ungkap-pertarungan-terberat-dalam-kariernya

3 hours ago
7

















































