Dua Dinas Baru Pemkab Bogor Akan Berkantor di Mal

17 hours ago 2

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Kabupaten Bogor, Jawa Barat membentuk dua satuan kerja perangkat daerah (SKPD) baru.

Dua dinas tersebut ialah Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan. Kantor dua dinas baru ini berada di dalam Vivo Mall, Jalan Raya Jakarta-Bogor, Cibinong.

Bupati Bogor Rudy Susmanto mengatakan pembentukan dua dinas baru tersebut untuk meningkatkan layanan publik di Kabupaten Bogor.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Organisasi perangkat daerah yang benar-benar baru hanya dua, yaitu Dinas Pertanahan dan Tata Ruang serta Dinas Kebudayaan. Selebihnya merupakan perubahan nomenklatur dan penambahan fungsi," ujar Rudy ketika pengukuhan SOTK baru di Vivo Mall Cibinong, Jumat (2/1), dikutip dari Antara.

Rudy menjelaskan penempatan dua dinas baru dan satu unit pelaksana teknis (UPT) Bappenda di Vivo Mall sebagai bentuk dukungan pemerintah daerah mengenai keberlangsungan investasi di Kabupaten Bogor.

"Vivo Mall sudah berinvestasi dan membangun, tetapi operasionalnya belum maksimal. Maka dua OPD dan satu UPT kami operasikan di sini agar pelayanan masyarakat berjalan sekaligus menghidupkan kembali aktivitas mal," katanya.

Menurut Rudy, kebijakan berkantor di pusat perbelanjaan selaras dengan arahan pemerintah pusat terkait konsep work from mall. Ia menyebut Pemkab Bogor telah menyiapkan kebijakan tersebut sejak 2025.

"Insya Allah infrastruktur segera rampung, sehingga pemindahan berkas dan operasional bisa langsung berjalan," ujarnya.

Rudy mengatakan Dinas Tata Ruang dan Pertanahan dibentuk untuk berfokus pada penanganan persoalan pertanahan yang cukup kompleks di Kabupaten Bogor, sekaligus mempercepat penyusunan rencana detail tata ruang (RDTR) di tiap kecamatan.

"Bogor ini salah satu kabupaten yang belum memiliki RDTR secara lengkap. Maka fokus utama dinas ini adalah menuntaskan RDTR dan mengantisipasi alih fungsi lahan,"katanya.

Sementara itu, Dinas Kebudayaan dibentuk sebagai unit khusus untuk mengelola dan melestarikan kekayaan budaya Kabupaten Bogor yang dinilai sangat beragam dan belum terkelola secara optimal.

"Budaya kita luar biasa banyak, dari peninggalan abad ke-5 hingga sekarang. Ini perlu rumah sendiri agar pengelolaannya lebih maksimal," ujar Rudy.

Selain dua dinas baru, Pemkab Bogor turut melakukan penyesuaian nomenklatur pada sejumlah perangkat daerah.

Di antaranya, Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah yang berubah menjadi Badan Perencanaan Pembangunan, Riset, dan Inovasi Daerah (Bapperida) serta penambahan bidang penyelamatan pada Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan.

Tidak hanya itu, perubahan turut dilakukan pada Dinas Sosial melalui penambahan bidang, serta penyesuaian nomenklatur pada empat rumah sakit umum daerah.

(fra/nat/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |