Ligaolahraga.com -
Berita Tinju - Terence Crawford masih belum sepenuhnya yakin dengan kapasitas Jaron Ennis sebagai penguasa baru kelas super welter. Meski Ennis baru saja merebut gelar juara dunia WBA dan WBO, Crawford menilai petinju berjuluk "Boots" itu belum menghadapi ujian terberat dalam kariernya.
Ennis mencatat kemenangan impresif pekan lalu setelah menghentikan perlawanan Xander Zayas pada ronde ketujuh di New York. Hasil tersebut membuat petinju berusia 29 tahun itu menjadi juara dunia terpadu di divisi keduanya setelah sebelumnya sukses mendominasi kelas welter.
Meski tampil dominan, Ennis sempat mengalami momen sulit ketika menerima pukulan kanan keras dari Zayas pada ronde ketiga. Ia mampu bangkit, kemudian menjatuhkan lawannya tiga kali sebelum wasit menghentikan pertarungan.
Kemenangan itu langsung memunculkan spekulasi mengenai duel unifikasi berikutnya. Nama juara WBCSebastian Fundora, Vergil Ortiz Jr, hingga Josh Kelly disebut sebagai calon lawan potensial bagi Ennis.
Namun menurut Crawford, publik terlalu cepat menyimpulkan bahwa Ennis sudah berada di level tertinggi hanya berdasarkan kemenangan atas Zayas.
"Saya rasa sejak awal tidak banyak orang yang memilih Xander untuk menang. Saya menyukai Xander, dia petinju muda yang luar biasa, tetapi menurut saya kemenangan Boots terlalu dibesar besarkan," kata Crawford dalam podcast The PorterWay.
Mantan juara dunia tak terbantahkan tiga divisi itu menilai situasi akan sangat berbeda apabila Ennis menghadapi petinju dengan daya pukul yang lebih berbahaya.
"Semuanya akan berbeda ketika dia bertemu Fundora atau Vergil. Kalau salah satu dari mereka bisa melukainya seperti yang dilakukan Xander, saya rasa hasil akhirnya tidak akan sama," ujarnya.
Penilaian Crawford cukup beralasan. Fundora memiliki keunggulan postur dengan tinggi hampir dua meter serta jangkauan yang menyulitkan lawan. Sementara itu, Ortiz dikenal sebagai salah satu petinju dengan rasio knockout terbaik di kelas super welter dan hingga kini tetap menjadi ancaman serius bagi siapa pun di divisi tersebut.
Meski demikian, baik Fundora maupun Ortiz juga belum pernah menghadapi petinju dengan kemampuan teknis dan kecepatan seperti Ennis. Karena itu, banyak pengamat menilai duel melawan salah satu dari keduanya akan menjadi tolok ukur sesungguhnya untuk melihat apakah Ennis benar benar layak disebut sebagai petinju terbaik di kelas 154 pound.
Crawford sendiri sebelumnya pernah memprediksi Fundora mampu mengalahkan Jaron Ennis. Meski Ennis kini datang dengan modal kemenangan meyakinkan atas Zayas, pandangan Crawford tampaknya belum berubah.
Artikel Tag: wbo, wba, wbc, kelas welter, terence crawford, kelas super welter, jaron ennis, vergil ortiz jr, sebastian fundora, xander zayas
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/crawford-yakin-dua-petinju-ini-bisa-hentikan-jaron-ennis

2 hours ago
2

















































