Ligaolahraga.com -
Berita Tinju - Agit Kabayel kini siap menghadapi siapa pun untuk mempertahankan gelar juara dunia WBC kelas berat, termasuk Tyson Fury. Pernyataan itu menjadi perubahan sikap yang cukup mengejutkan, mengingat sebelumnya petinju asal Jerman tersebut sempat menegaskan tidak ingin bertarung melawan mantan juara dunia itu karena hubungan keduanya yang sangat dekat.
Kabayel resmi menyandang status juara dunia WBC setelah Oleksandr Usyk memutuskan mengosongkan sabuk WBC, WBA, dan IBF beberapa waktu lalu. Sebelumnya, Kabayel merupakan pemegang gelar interim WBC dan otomatis dipromosikan menjadi juara dunia penuh.
Pencapaian tersebut tidak diraih secara instan. Dalam beberapa tahun terakhir, Kabayel tampil impresif dengan mengalahkan sejumlah petinju papan atas melalui kemenangan knockout, termasuk Zhilei Zhang, Frank Sanchez, dan Arslanbek Makhmudov. Rangkaian hasil itu membuat namanya kini masuk dalam jajaran elite kelas berat dunia.
Sebelum menjadi juara dunia, Kabayel pernah menyatakan tidak tertarik menghadapi Tyson Fury karena menganggap mantan pemegang sabuk WBC itu sebagai sosok yang banyak membantunya sepanjang karier.
"Saya tidak tertarik melawan Fury. Dia seperti saudara bagi saya. Dia banyak membantu perjalanan karier saya dan mendukung saya saat menghadapi Makhmudov. Karena itu saya tidak memiliki keinginan untuk melawannya," ujar Kabayel dalam wawancara sebelumnya.
Namun, situasinya kini berubah. Setelah resmi menjadi juara dunia, Kabayel mengakui duel melawan Fury justru menjadi pertarungan terbesar yang dapat diwujudkan saat ini.
"Saya siap menghadapi siapa saja. Fury adalah penantang nomor satu, jadi kenapa tidak? Kabayel melawan Fury di Jerman atau di Wembley akan menjadi pertarungan terbesar yang bisa dibuat sekarang. Saya yakin stadion akan penuh dalam waktu singkat," kata Kabayel kepada IFL TV.
Meski demikian, peluang duel tersebut belum akan terjadi dalam waktu dekat. Fury saat ini masih fokus menjalani agenda yang telah disusunnya. Mantan juara dunia berusia 37 tahun itu dijadwalkan menghadapi petinju veteran Polandia Mariusz Wach pada 24 Juli sebagai laga pemanasan.
Apabila berhasil melewati pertandingan tersebut, Fury diproyeksikan menjalani duel yang telah lama dinantikan melawan Anthony Joshua pada November mendatang. Pertarungan sesama ikon tinju Inggris itu masih menjadi prioritas utama sebelum Fury mempertimbangkan kembali perburuan gelar juara dunia.
Jika rencana tersebut berubah atau batal terlaksana, nama Agit Kabayel berpotensi menjadi salah satu opsi paling menarik bagi Fury untuk kembali merebut sabuk WBC yang pernah dikuasainya.
Artikel Tag: tyson fury, wbc, oleksandr usyk, heavyweight, agit kabayel
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/agit-kabayel-sebut-tyson-fury-lawan-ideal-untuk-pertahanan-gelar-wbc

2 hours ago
3

















































