Ligaolahraga.com -
Craig Richards yakin kemenangan atas Radivoje Kalajdzic dapat menjadi titik balik untuk kembali masuk dalam persaingan gelar dunia kelas berat ringan.
Richards akan menghadapi Kalajdzic dalam pertarungan 10 ronde di Copper Box Arena, London, pada 26 September. Duel tersebut menjadi laga pendukung utama dalam ajang Zuffa Boxing 11 dan akan disiarkan melalui Sky Sports.
Kalajdzic datang dengan momentum kuat setelah meraih kemenangan impresif dalam debutnya bersama promotor baru pada Februari.
Petinju berusia 35 tahun itu bangkit dua kali dari kanvas sebelum menghentikan mantan pemegang gelar WBC Oleksandr Gvozdyk pada ronde ketujuh.
Kini giliran Craig Richards, yang memiliki rekor 20-4-1 dengan 13 kemenangan knockout (KO), untuk memberikan kesan besar bersama promotornya.
Pertarungan tersebut muncul secara tak terduga, tetapi ternyata kedua petinju sudah pernah dipertimbangkan untuk bertarung hampir empat tahun lalu.
"Ketika saya menjalani jeda dua tahun karena cedera, saya sebenarnya ditawari dia sebagai lawan comeback," kata Richards dalam podcast Toe2Toe milik Sky Sports.
Menurut Richards, Kalajdzic bukan lawan yang tepat hanya untuk menguji kondisi setelah cedera.
Ia menilai rekam jejak petinju asal Serbia tersebut membuat pertarungan ini layak mendapatkan perhatian lebih besar.
"Saya tidak pernah menganggap dia sekadar pertarungan comeback. Sekarang pertarungan ini mendapatkan apresiasi yang layak. Dia nama besar dan sudah menghadapi banyak petinju bagus. Saya juga begitu, jadi ini akan menjadi pertarungan yang menarik," ujarnya.
Richards memiliki karier yang cukup solid, tetapi belum pernah berhasil mengambil langkah terakhir menuju jajaran elite.
Pada Mei 2021, ia tampil kompetitif melawan Dmitry Bivol dan hampir membuat kejutan sebelum kalah melalui keputusan mutlak dalam perebutan gelar WBA.
Setahun kemudian, Richards menghadapi rival sesama petinju London Selatan, Joshua Buatsi.
Setelah awal yang lambat, Richards bangkit dan memberikan perlawanan sengit sebelum kalah angka dalam eliminator gelar dunia.
Kekalahan mengecewakan dari Willy Hutchinson pada Juni 2024 sempat mengancam posisinya di level atas. Namun, Richards bangkit dengan dua kemenangan KO atas Padraig McCrory dan Dan Azeez.
Kini, di usia 36 tahun, Craig Richards yakin kesempatan mengejar targetnya masih terbuka.
Ia bahkan menilai usia bukan masalah besar karena sejumlah petinju papan atas kelas berat ringan justru lebih tua darinya.
"Callum Smith lebih tua dari saya. Bivol juga lebih tua. Beterbiev dan Gvozdyk jauh lebih tua. Semua petinju di puncak divisi saya lebih tua atau setidaknya seusia saya," kata Richards.
Karena itu, Richards percaya kemenangan atas Kalajdzic dapat membuka jalan menuju pertarungan yang lebih besar dan persaingan gelar dunia.
Artikel Tag: dmitry bivol
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/craig-richards-bidik-persaingan-gelar-kelas-berat-ringan-usai-kalajdzic

5 hours ago
2

















































