Chris Tremain Pensiun Dari Kriket Profesional Setelah 12 Tahun Berkarier

7 hours ago 1

Ligaolahraga.com -

Fast bowler New South Wales, Chris Tremain, resmi mengumumkan pensiun dari kriket profesional setelah 12 tahun berkarier.

Ini menyusul kegagalannya pulih dari kondisi neurologis langka yang menghambat proses comeback-nya.

Tremain, 34 tahun, akan mengakhiri kontraknya bersama New South Wales pada penghujung musim ini.

Ia didiagnosis mengidap Parsonage-Turner Syndrome pada Oktober 2024, setelah merasakan sensasi tidak biasa di bahu kanan yang kerap disertai nyeri tajam hingga ke lengan bawah.

“Pada dasarnya ini virus yang menyerang saraf dan membuatnya tidak berfungsi. Kondisi ini hanya menyerang satu dari 100.000 orang, dan lebih jarang lagi pada atlet profesional,” ujar Tremain kepada cricket.com.au.

Meski sempat optimistis bisa kembali bermain, Tremain mengakui waktu akhirnya tidak berpihak kepadanya.

Setelah menjalani program pemulihan ketat selama hampir 18 bulan, ia sempat kembali bermain di level Premier Cricket bersama UNSW serta tampil untuk tim Second XI NSW.

Ia bahkan masuk skuad Shield sebelum jeda Big Bash, namun tidak diturunkan.

Pembicaraan internal dengan manajemen memperjelas bahwa tingkat kepercayaan terhadap kemampuannya untuk kembali tampil konsisten sudah menurun.

Tremain menerima kenyataan tersebut dengan lapang dada dan kemudian memberi tahu bos performa tinggi Cricket NSW, Greg Mail, bahwa ia akan pensiun di akhir musim.

Keputusan itu makin bulat setelah bahunya kembali bermasalah saat tampil melawan Blacktown pada Januari lalu.

“Rasanya seperti dulu lagi, ada bunyi kecil dan nyeri menusuk. Saat itu saya sadar, kami sudah kehabisan waktu. Saya sudah memberikan segalanya,” katanya.

Sepanjang kariernya, Chris Tremain dikenal sebagai salah satu bowler paling konsisten di kompetisi Sheffield Shield.

Ia menempati peringkat ke-17 dalam daftar pengambil wicket terbanyak sepanjang masa dengan total 319 wicket.

Bersama Victoria, ia meraih empat gelar Sheffield Shield dan satu trofi One-Day Cup dalam enam musim, serta satu gelar Big Bash League bersama Melbourne Renegades.

Di level internasional, Tremain tampil dalam empat pertandingan ODI untuk Australia pada tur Afrika Selatan tahun 2016.

Meski Australia kalah 0-5 dalam seri tersebut, ia menjadi pengambil wicket terbanyak tim dengan tujuh wicket.

Salah satu pencapaian terbaiknya terjadi pada musim panas 2018-19 saat membantu Victoria meraih treble domestik: Sheffield Shield, One-Day Cup, dan gelar BBL bersama Melbourne Renegades.

Ia juga menutup laga Shield terakhirnya pada Maret 2024 dengan torehan sembilan wicket melawan Queensland.

Chris Tremain tercatat sebagai salah satu dari empat bowler yang mampu mengambil lebih dari 100 wicket untuk dua negara bagian berbeda di Shield.

Ia juga memegang rekor sebagai bowler dengan wicket terbanyak di Shield tanpa pernah tampil di laga Test.

Meski tak pernah mengenakan topi Baggy Green, Tremain mengaku damai dengan kariernya. “Warna topi tidak mencerminkan siapa Anda sebagai pemain, apalagi sebagai pribadi,” ujarnya.

Ucapan penghormatan pun mengalir dari berbagai kalangan, termasuk Victoria yang menyebutnya sebagai legenda negara bagian tersebut.

Chris Tremain kini berencana beristirahat sejenak dan mempertimbangkan masa depannya, termasuk kemungkinan melanjutkan kiprah sebagai pelatih atau komentator.

Artikel Tag: kriket

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/chris-tremain-pensiun-dari-kriket-profesional-setelah-12-tahun-berkarier

Read Entire Article
Sports | | | |