Calhanoglu Ungkap Perbedaan Filosofi Chivu dan Inzaghi di Inter

3 hours ago 4

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Hakan Calhanoglu Bersinar di Inter Milan

Di bawah gemerlap Stadion Giuseppe Meazza, Hakan Calhanoglu merayakan gol ketiga Inter Milan saat menghadapi ACF Fiorentina pada 29 Oktober 2025. Pemain asal Turki ini tak hanya memukau di lapangan, tetapi juga membagikan kisah perjalanannya di Inter dalam sebuah wawancara dengan saluran YouTube Turki, KAFA Sports.

Calhanoglu berbicara tentang transisi dari pelatih Simone Inzaghi ke Cristian Chivu, serta kepindahannya yang menghebohkan dari AC Milan ke Inter. "Chivu dengan cepat memenangi hati ruang ganti Inter," ungkapnya. Mantan pelatih Primavera itu sudah dikenal oleh para pemain karena sering mengadakan pertandingan latihan melawan timnya. "Ketika dia mulai bekerja dengan kami, skuad langsung menerimanya. Dia juga pernah bermain untuk Inter, dan itu jelas menjadi keuntungan. Dia memberikan kesempatan kepada semua orang, termasuk pemain muda. Berbeda dengan Inzaghi, mereka memiliki filosofi yang berbeda," tambah Calhanoglu.

Keputusan Calhanoglu untuk menyeberang dari Milan ke Inter pada musim panas 2021 menjadi momen yang memecah belah penggemar sepak bola di kota tersebut. "Langkah itu tidak mudah. Anda harus membuktikan kemampuan dan kebugaran Anda, serta meyakinkan fans bahwa Anda akan memberikan 100%," jelasnya. Debutnya bersama Inter berbuah manis dengan satu gol dan satu assist, menandai awal baru dalam kariernya.

Sebelum bergabung dengan Inter, Calhanoglu sempat didekati oleh Barcelona dan Juventus. "Inzaghi terus menelepon, dia benar-benar menginginkan saya. Saya berpikir, ‘Bagaimana saya bisa beralih dari Milan ke Inter?’ Agen saya menyarankan untuk memikirkannya semalaman dan meneleponnya keesokan pagi. Akhirnya, saya memutuskan untuk menerima tawaran Inter," kenangnya.

Transformasinya menjadi seorang regista, posisi yang sebelumnya dihuni oleh Marcelo Brozovic, menjadi kisah sukses tersendiri bagi Inter. "Ketika Brozovic pergi, pelatih meminta saya mencoba posisi itu. Meski berbeda, saya merasa cocok. Saya lebih jauh dari gawang, tetapi memiliki kendali lebih besar atas permainan, baik dalam serangan maupun pertahanan, dan saya suka membantu tim," jelas Calhanoglu.

Dukungan dari suporter Inter, yang bahkan membuatkan nyanyian khusus untuknya, menjadi kebanggaan tersendiri bagi Calhanoglu. "Saya terkejut. Sebagai pemain asing, cinta seperti ini sangat berarti. Ini menunjukkan bahwa saya berhasil. Saya adalah bagian penting dari tim ini dan usaha saya telah dihargai," tutupnya dengan bangga.

Artikel Tag: inter milan, hakan calhanoglu

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/calhanoglu-ungkap-perbedaan-filosofi-chivu-dan-inzaghi-di-inter

Read Entire Article
Sports | | | |