Ligaolahraga.com -
Presiden NCAA, Charlie Baker, menyatakan bahwa rencana perubahan besar dalam aturan eligibilitas atlet tidak akan berlaku surut.
Dengan demikian, atlet yang telah menyelesaikan masa bermainnya pada musim akademik 2025–2026 tidak akan terdampak oleh kebijakan baru tersebut.
Dalam wawancara terbaru, Charlie Baker menjelaskan bahwa atlet yang telah menghabiskan jatah eligibilitasnya tetap dianggap selesai sesuai aturan lama.
Ia menegaskan bahwa kebijakan baru tidak akan mengubah status mereka, sekaligus menjawab salah satu kekhawatiran utama dalam proses pembahasan aturan berbasis usia tersebut.
Aturan yang tengah dipertimbangkan akan mengubah sistem eligibilitas menjadi berbasis usia, di mana atlet memiliki waktu lima tahun untuk berkompetisi di Divisi I, dimulai sejak lulus sekolah menengah atau saat berusia 19 tahun, tergantung mana yang lebih dahulu.
Skema ini diharapkan memberikan kejelasan dan kesederhanaan dalam pengelolaan masa bermain atlet.
Dewan direksi Divisi I NCAA telah menginstruksikan komite terkait untuk mempercepat pembahasan proposal tersebut.
Pertemuan lanjutan dijadwalkan berlangsung pada 22 Mei dan berpotensi mencakup proses pemungutan suara untuk menentukan kelanjutan kebijakan.
Dalam pernyataan resminya, NCAA menegaskan bahwa aturan lama—yang memberikan empat musim kompetisi dalam rentang lima tahun—tetap berlaku bagi atlet yang berkompetisi pada tahun akademik 2025–2026.
Kebijakan baru tidak akan diterapkan secara retroaktif kepada atlet yang telah atau akan menyelesaikan eligibilitasnya hingga musim semi 2026.
Charlie Baker mengakui bahwa sejumlah pelatih menyampaikan kekhawatiran terkait implementasi aturan baru, terutama jika diterapkan secara surut.
Ia menilai langkah untuk tidak memberlakukan aturan tersebut secara retroaktif merupakan keputusan yang adil, baik bagi atlet lama maupun generasi baru yang akan masuk dalam sistem yang berbeda.
Meski terdapat diskusi mengenai dampak berbeda pada beberapa cabang olahraga, termasuk hoki es perguruan tinggi, Baker menegaskan bahwa aturan usia akan diterapkan secara seragam tanpa pengecualian khusus per cabang.
Namun, kemungkinan pengecualian tetap dibuka untuk kondisi tertentu seperti kehamilan, tugas militer, dan misi keagamaan.
Perubahan ini menjadi salah satu reformasi terbesar dalam sistem eligibilitas NCAA dalam beberapa dekade terakhir.
Baker menilai proses penyusunan kebijakan kali ini berlangsung lebih cepat dibandingkan sebelumnya, sebagai bagian dari upaya organisasi untuk menyederhanakan mekanisme pengambilan keputusan.
Ia juga menyampaikan optimisme bahwa aturan baru ini akan disetujui, mengingat banyak pihak menilai model berbasis usia lebih mudah dipahami dan telah digunakan dalam berbagai sistem olahraga lainnya.
Artikel Tag: ncaa, charlie baker
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/bos-ncaa-charlie-baker-pastikan-aturan-eligibilitas-baru-tak-berlaku-surut

3 hours ago
6

















































