Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mendapat laporan ada 5.012 gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT). Korban jiwa dan jumlah pengungsi bertambah.
"Sebagaimana kita tahu bahwa hingga saat ini gempa susulan masih sering terjadi, dan hari ini kami mendapatkan jumlah gempa susulan sebanyak 5.012 kali. Magnitudo terbesar adalah 6,2, sedangkan yang terkecil adalah 1,1. Gempa susulan yang dirasakan warga sebanyak 124 kali," ujar Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers yang digelar di kantor BNPB, Jakarta, Sabtu (22/8).
BNPB menyampaikan belasungkawa atas peristiwa tersebut, termasuk atas jatuhnya korban jiwa. Setidaknya sudah ada 87 korban meninggal yang terdata.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pada hari ini, secara kumulatif jumlah yang meninggal ada 87 jiwa," kata Berton.
Sementara itu, sebanyak 1.298 orang mengalami luka-luka. Dari jumlah tersebut, 336 di antaranya mengalami luka berat.
"Jumlah orang-orang yang luka atau korban yang luka ada mencapai 1.298 jiwa, di mana yang luka berat sebanyak 336. Kabupaten Manggarai Timur dengan total 643 jiwa, ini merupakan luka yang terbanyak. Kemudian diikuti Kabupaten Manggarai sebanyak 285 jiwa," tutur dia.
Lebih lanjut, jumlah pengungsi juga meningkat akibat gempa susulan yang masih terjadi. Saat ini tercatat 150.576 orang yang mengungsi.
"Dengan rincian, kami akan sampaikan tiga yang paling besar: Kabupaten Manggarai 41.427 jiwa, Kabupaten Nagekeo 34.256 jiwa, Kabupaten Manggarai Timur 31.372 jiwa," ungkap dia.
Ia menambahkan BNPB juga sudah membentuk Pos Pendukung Logistik Nasional atau Posdugloknas di Halim Perdanakusuma.
Per hari ini, sampai pukul 13.00 WIB, distribusi bantuan logistik telah mencapai 147 ton dan dikirim melalui 10 penerbangan.
"Secara kumulatif, sejak tanggal 15 sampai 22 Agustus 2026, total bantuan logistik yang telah didistribusikan mencapai 954 ton melalui 68 sorti penerbangan," jelas Berton.
(ryn/agt)

11 hours ago
6
















































