Ben Shelton Terpicu Untuk Manfaatkan Kemenangan Kedua Di Kanada

2 hours ago 3

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Ben Shelton mengakui bahwa ia perlu terus meningkatkan permainan jika ingin bersaing melawan para petenis terbaik dunia, setelah berhasil mempertahankan gelar Canadian Open di Montreal.

Petenis AS mengalahkan rekan senegaranya, Brandon Nakashima dengan dua set langsung tanpa menghadapi satu pun peluang break point di sepanjang final Canadian Open berdurasi 90 menit. Ia menghasilkan 22 winner dengan melakukan 12 unforced error dan tampil sangat efisien saat melakukan servis pertama, setelah ia memenangkan 32 dari 37 poin.

Petenis berusia 23 tahun pun menjadi petenis pertama yang memenangkan gelar Canadian Open secara berturut-turut sejak Rafael Nadal sekaligus menjadi petenis ketiga yang menjuarai turnamen tersebut tanpa kehilangan satu set pun sejak musim 1990.

"Pekan ini merupakan batu loncatan yang sangat besar — bahkan bisa dibilang lebih berarti daripada pencapaian saya di Toronto musim lalu — mengingat bagaimana cara saya meraihnya," ujar Shelton.

“Saya merasa jauh lebih tajam dan lebih fokus. Ada kalanya saya melakukan pengembalian bola dengan kualitas elite. Tetapi, cara saya mematahkan servis lawan, bagaimana saya melakukannya, serta kemampuan saya bermain dalam mode bertahan maupun menyerang, saya sangat senang dengan perkembangan yang saya tunjukkan.”

“Sepanjang musim ini di hard-court, saya merasa performa saya terus meningkat di setiap turnamen.”

Ia telah memenangkan empat gelar sejak Januari, dengan gelar-gelar lainnya ia raih di dua turnamen level 500 yang digelar di Dallas dan Munich, serta satu turnamen level 250 di Stuttgart. Hingga musim ini, ia belum pernah memenangkan lebih dari satu gelar dalam satu musim yang sama di turnamen ATP. Yang membuat pencapaian deretan gelar tersebut semakin luar biasa adalah fakta bahwa, di luar itu, ia justru gagal memenangkan dua pertandingan berturut-turut dalam sembilan turnamen lainnya sejak Januari.

Petenis AS mengakui bahwa masih ada ruang untuk perbaikan menjelang US Open, terutama saat menghadapi para petenis papan atas. Canadian Open musim ini yang digelar di Montreal untuk nomor tunggal diwarnai banyak kejutan dan ia tidak pernah bertemu lawan yang berstatus petenis unggulan 10 besar.

Lawan dengan peringkat tertinggi yang ia hadapi adalah rekan senegaranya, Learner Tien, yang menempati peringkat 12 dunia. Saat ini, ia telah mencatatkan dua kemenangan atas petenis peringkat 10 besar di sepanjang musim ini, yang keduanya diraih saat melawan rekan senegaranya, Taylor Fritz.

"Saya merasa senang ada orang-orang di depan saya yang bisa saya kejar," tutur Shelton. "Begitulah perjalanan karier saya selama ini. Saya tidak pernah langsung menjadi yang terbaik. Saya selalu mengejar mereka yang terbaik. Bisa dibilang perkembangan saya sedikit tertinggal dan menurut saya hal itulah yang justru memacu saya dalam setiap aspek permainan tenis saya."

“Saya akan terus bekerja keras, mengejar para petenis yang berada di depan saya. Tentu saja, saya juga berusaha untuk tetap unggul atas para petenis muda yang mulai bermunculan di turnamen ini.”

Saat ini, terdapat lima petenis berusia 22 tahun atau lebih muda yang menempati peringkat 30 besar, dengan Rafael Jodar sebagai yang termuda. Petenis yang kini berusia 23 tahun, menilai hal tersebut sebagai pertanda baik bagi masa depan.

“Saya menghadapi banyak petenis muda pekan ini. Mereka adalah masa depan olahraga ini — petenis-petenis dengan kualitas yang sangat tinggi — dan mereka terus bermunculan. Masih banyak lagi yang akan segera tampil,” tukas Shelton.

“Tenis adalah olahraga yang menuntut anda untuk terus berkembang, jika tidak, anda akan tersalip dan tertinggal jauh di belakang. Jadi, tugas saya — dengan bakat yang saya miliki — adalah berupaya memaksimalkan potensi, melakukan yang terbaik dalam olahraga ini, serta menjadi versi terbaik dari diri saya sendiri, dan di situlah letak fokus saya.”

Selanjutnya, Shelton akan bertanding di Cincinnati Open, turnamen di mana ia harus mempertahankan poin yang diraihnya saat mencapai perempatfinal sebelumnya.

Artikel Tag: canadian open, cincinnati open, ben shelton, learner tien

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/ben-shelton-terpicu-untuk-manfaatkan-kemenangan-kedua-di-kanada

Read Entire Article
Sports | | | |