Ligaolahraga.com -
Berita Liga Italia: Atalanta terus menunjukkan ketangguhannya di bawah kepemimpinan Raffaele Palladino. Setelah menggantikan Ivan Juric pada November, Palladino berhasil mengubah wajah tim ini menjadi ancaman nyata, bahkan saat menghadapi raksasa seperti Bayern Munich dalam babak 16 besar Liga Champions.
Meskipun posisi mereka di peringkat ketujuh Serie A mungkin tidak sepenuhnya menggambarkan performa mereka musim ini, Atalanta telah membuktikan diri sebagai tim yang tidak bisa dianggap remeh. Di bawah Juric, Nerazzurri terpuruk di posisi 13 dengan hanya mengantongi 13 poin dari 15 pertandingan. Namun, kedatangan Palladino membawa angin segar, dengan 15 kemenangan dari 23 laga di semua kompetisi, membawa mereka mendekati zona Liga Europa.
Salah satu rekrutan terbesar mereka di jendela transfer Januari adalah Giacomo Raspadori dari Atletico Madrid. Sayangnya, cedera otot bicep membuat kehadirannya melawan Bayern Munich diragukan. Demikian pula dengan Charles De Ketelaere yang baru saja menjalani operasi meniskus. Namun, Palladino tetap memiliki opsi lain seperti Nicola Zalewski, Mario Pasalic, dan Lazar Samardzic untuk mengisi kekosongan di lini depan.
Di sektor tengah, Ederson dan kapten Marten De Roon memberikan stabilitas, sementara Davide Zappacosta, meskipun sudah berusia 33 tahun, masih menjadi andalan di sisi kanan. Di lini pertahanan, Palladino sering melakukan rotasi, tetapi Giorgio Scalvini menjadi bek yang paling konsisten tampil. Berkat pertahanan solid dan serangan yang tajam, Atalanta berhasil mencetak 41 gol dan hanya kebobolan 19 dalam 23 pertandingan di bawah Palladino.
Pertandingan melawan Borussia Dortmund menjadi bukti nyata mental juara Atalanta. Gianluca Scamacca membuka skor hanya dalam lima menit, dan penampilan impresif Marco Carnesecchi di bawah mistar gawang, termasuk penyelamatan penalti dari Nico Paz, memastikan kemenangan 4-1 yang mengesankan.
Melawan Bayern, Atalanta harus memanfaatkan mental menyerang dan tekanan tinggi mereka, sementara laga tandang di Allianz Arena pasti akan menuntut pertahanan yang lebih kukuh. Meski Harry Kane menjadi ancaman besar dengan 43 golnya musim ini, Atalanta sudah terbiasa menghadapi tekanan dan tidak jarang keluar sebagai pemenang, seperti saat mereka mengalahkan Bayer Leverkusen di final Liga Europa 2023-24 dan menaklukkan Chelsea di fase grup Liga Champions musim ini.
Atalanta mungkin dianggap underdog dalam duel ini, namun sejarah membuktikan mereka selalu siap memberikan kejutan saat dibutuhkan.
Artikel Tag: lionel messi, bayern munich, atalanta, harry kane
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/atalanta-siap-hadapi-tantangan-bayern-munich-dan-kane

3 hours ago
2

















































