Ligaolahraga.com -
Pebulutangkis muda Indonesia yang tengah naik daun, Alwi Farhan saat ini tengah dalam kepercayaan diri tinggi menyusul penampilan impresifnya di turnamen bergengsi Singapore Open 2026 pada pekan lalu yang lolos hingga babak semifinal.
Dalam perjalanannya ke babak semifinal, Alwi Farhan berhasil menumbangkan para unggulan sebelum langkahnya terhenti di babak empat besar menyerah dari musuh bebuyutannya asal Prancis, Alex Lanier yang akhirnya keluar sebagai juara.
Penampilan apik di Singapura tentu membawa Alwi Farhan aura yang sangat positif menuju ajang bergengsi lainnya di Indonesia Open 2026 yang tentunya akan mendapatkan dukungan penuh dari publik tuan rumah.
"Harapan saya, pastinya yang pertama dukungannya dari masyarakat. Semoga bisa ramai, karena seperti yang sudah disampaikan oleh Pak Achmad Budiharto, selaku panitia pelaksana, (penyelenggaraannya) sangat sempurna, banyak kegiatan juga yang bisa dinikmati. Jadi saya berharap untuk masyarakat bisa mendukung, men-support, dan menikmati, di Istora nanti," paparnya kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/6).
"Dan untuk saya pribadi, dengan hasil yang cukup berprogres di Singapura, saya berharap saya bisa mengontrol emosi, bisa mengontrol ekspektasi, dan bisa melakukan semaksimal serta mengeluarkan apa yang sudah dilatih," Alwi, menjelaskan.
Sementara Daniel Marthin yang bersatu kembali bersama Leo Rolly Carnando langsung merebut gelar Thailand Open beberapa waktu lalu, sangat antusias tampil dihadapan publik Istora, yang cukup familiar pernah juara di arena ini.
"Kita juga tidak terlalu canggung karena sebelumnya sudah lama berpasangan juga," tuturnya kepada wartawan, dalam sesi jumpa pers Polytron Indonesia Open 2026, Senin (1/6), di Jakarta.
"Terus juga kemarin kami sama-sama punya satu tujuan, sih, inginnya jadi juara lagi. Dan akhirnya tercapai, dan semoga kita bisa konsisten," Daniel, menambahkan.
Menurut wakil Ketua Umum PP PBSI yang juga wakil Menteri Olahraga, Taufik Hidayat, Indonesia Open selalu menjadi turnamen yang spesial bagi semua pemain top di seluruh dunia. Maka dari itu, para pemain Merah Putih harus mampu memanfaatkan kesempatan sebaik mungkin dengan keberanian dihadapan para penggemar fanatik Istora Senayan.
"Indonesia Open selalu menjadi turnamen yang spesial. Bermain di Istora bukan hanya soal kemampuan teknis, tetapi juga soal keberanian, mental, dan kesiapan menghadapi tekanan di depan publik sendiri. Itu yang membuat turnamen ini berbeda," katanya kepada wartawan di Jakarta, Senin (1/6).
"Kami berharap para atlet muda Indonesia dapat memanfaatkan kesempatan ini sebaik mungkin. Indonesia Open adalah panggung yang sangat baik untuk belajar, berkembang, dan mengukur kemampuan melawan pemain terbaik dunia. Dari proses seperti inilah fondasi prestasi masa depan dibangun," ungkapnya.
Di sektor tunggal putra, Merah Putih akan bergantung pada pemain profesional peringkat 5 dunia, Jonatan Christie serta pemain peringkat 13 dunia, Alwi Farhan.
Jonatan Christie diharapkan akan bermain lebih ngotot di kandang sendiri, setelah absen di Indonesia Masters pada bulan Januari lalu, sementara Alwi Farhan yang tampil impresif hingga babak semifinal Singapore Open pekan lalu, akan lebih bersemangat dihadapan para penggemar tuan rumah.
Artikel Tag: pbsi, jonatan christie, taufik hidayat, daniel marthin, merah putih, alwi farhan, indonesia open 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/indonesia-open-2026-alwi-farhan-antusias-tampil-di-kandang-sendiri

4 hours ago
4

















































