Amorim: Milan Mendominasi Tanpa Efektivitas, Ada yang Keliru

3 hours ago 3

Ligaolahraga.com -

Berita Liga Italia: Milan Siap Bangkit di Tengah Kesalahan Mahal

Ruben Amorim, pelatih kepala AC Milan, menegaskan bahwa timnya telah menunjukkan dominasi di berbagai laga, meskipun beberapa kesalahan krusial membuat mereka harus menelan pil pahit. Menjelang pertandingan melawan Lecce di San Siro, Amorim membela strategi rotasi skuadnya. "Jika Anda kalah dan merasa biasa saja, itu berarti ada yang salah dengan diri Anda," ujar pelatih asal Portugal ini.

Pertandingan melawan Lecce akan dimulai di San Siro pada hari Minggu pukul 19.45 waktu Inggris (20.45 CEST). Amorim memulai konferensi persnya dengan memberikan penghormatan kepada legenda Italia dan Inter, Sandro Mazzola, yang meninggal dunia di usia 83 tahun. "Atas nama klub dan semua orang di sini, saya menyampaikan belasungkawa kepada keluarganya. Kita semua kehilangan legenda, seperti halnya dengan Franco Baresi. Kita harus menghormati para legenda ini dengan terus mengembangkan sepak bola kita dan menjaga warisan mereka," katanya.

Akhir pekan ini juga menandai peringatan seratus tahun Stadio Giuseppe Meazza, yang lebih dikenal sebagai San Siro. "Merupakan suatu kehormatan untuk menjadi bagian dari sejarah San Siro. Kami ingin menang dan bermain dengan baik, ini adalah momen penting bagi para penggemar kami," tambah Amorim.

Tekanan semakin dirasakan oleh Amorim setelah hasil imbang berturut-turut dengan Juventus dan Lazio di Serie A, serta kekalahan memalukan 2-0 di kandang sendiri dari Benfica di Liga Europa. “Ketika Anda kalah, dan Anda tetap kompetitif, Anda bukan orang yang sama. Jika Anda demikian, maka ada yang salah dengan Anda,” aku Amorim.

Strategi rotasi skuad Amorim, termasuk keputusannya untuk membangkucadangkan Luka Modric, mendapat kritik. Amorim menjelaskan, "Benfica mengganti sembilan pemain, dan kita juga butuh rotasi. Bukan karena pemain di babak pertama kita kalah, karena kita memiliki lebih banyak penguasaan bola, peluang jelas, dan lebih banyak sentuhan di kotak penalti mereka, tetapi kita tidak mencetak gol."

Milan sejauh ini belum mencetak satu gol pun di babak pertama musim ini, yang dianggap Amorim hanya kebetulan semata. "Sebagian besar waktu, lawan sangat terorganisir di 45 menit pertama, tetapi pergantian pemain mengubah permainan."

Amorim juga menanggapi pertanyaan mengenai seberapa jauh Milan saat ini dari visinya. “Sebagian besar pertandingan kita sudah dominan, tetapi yang paling penting sekarang adalah menang melawan Lecce. Kami ingin mendominasi, tetapi kami masih membangun organisasi kami, terutama dengan bola, jadi Lecce adalah kesempatan bagus untuk melakukan itu.”

Menjelang pertandingan melawan Benfica, Amorim mengakui bahwa pemain yang dimilikinya belum sepenuhnya cocok dengan gaya sepak bolanya. Meskipun demikian, ia siap untuk ‘beradaptasi’ dengan sistemnya. "Ide saya tentang sepak bola bukan soal formasi, tetapi tentang prinsip-prinsip. Jadi kedua hal bisa benar."

Dalam hal hubungan dengan pemain senior, Amorim menegaskan bahwa dia terbuka dan jujur. "Ketika Anda tidak bermain, Anda pasti kesal. Yang mereka inginkan adalah kejujuran. Kadang-kadang Anda tidak setuju dengan manajer, tetapi ketika Anda langsung, mereka bisa mengerti."

Menutup konferensi pers, Amorim menegaskan bahwa ide-idenya sudah mulai diterapkan di Milan, meskipun hasilnya belum konsisten. "Niatnya selalu sama, kami memiliki sentuhan terbanyak di kotak penalti, tembakan terbanyak, dan penguasaan bola terbanyak. Mungkin kita perlu lebih baik dalam menyeimbangkan dan berubah kadang-kadang, kita sedang mencoba melakukan itu."

Artikel Tag: ac milan, ruben amorim

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/amorim-milan-mendominasi-tanpa-efektivitas-ada-yang-keliru

Read Entire Article
Sports | | | |