Update Terbaru Evakuasi Korban Pesawat ATR 42-500 di Bulusaraung

3 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Pesawat carter jenis ATR 42-500 milik Indonesia Air Transport (IAT) jatuh di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan (Sulsel), Sabtu pekan lalu.

Proses pencarian terhadap para korban hingga saat ini masih terus dilakukan tim SAR gabungan hingga kini. Manifes pesawat itu adalah 7 awak penerbangan, dan tiga penumpang.

Sebelumnya tim SAR gabungan menemukan dua korban pesawat jatuh di Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep. Satu korban berhasil teridentifikasi yakni pramugari Florencia Lolita Wibisono. Sedangkan satu korban lain yang telah dievakuasi masih dalam identifikasi. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

CNNIndonesia.com merangkum update terbaru proses evakuasi:

Korban ditemukan

Tim SAR total telah berhasil menemukan tiga korban pesawat tersebut. Satu korban ditemukan pada Rabu (21/1).

"Satu korban sudah diterima oleh keluarga, satu korban sedang diidentifikasi dan satu korban berhasil ditemukan dalam proses evakuasi," kata Kepala Basarnas RI, Marsekal Madya TNI (Purn) Mohammad Syafii di kantor Basarnas Makassar, Rabu.

Syafii menerangkan korban ketiga ditemukan sekitar pukul 12.30 WITA dengan lokasi masih di sekitar tebing atau jurang Gunung Bulusaraung.

"(Total) tiga yang ditemukan, pukul 12.30 WITA, belum tahu jenis kelamin, informasi yang saya dapat lebih condong pada body part, semua di tebing dan jurang," ujarnya.

Pada Rabu (21/1) pukul 22.00 WIB Tim Disaster Victim Identification (DVI) Polda Sulawesi Selatan (Sulsel) juga telah menyerahkan satu jenazah korban kecelakaan pesawat ATR 42-500 berjenis kelamin laki-laki ke pihak keluarga setelah berhasil dievakuasi dari lereng Gunung Bulusaraung.

Jenazah berjenis kelamin laki-laki tersebut sesuai dengan data yang tertempel pada peti jenazah tertulis bernomor PM.62.B.02 atas nama Deden Maulana yang diserahkan ke pihak keluarga untuk segera diterbangkan ke Jakarta Selatan.

Kotak hitam ditemukan

Tim SAR gabungan berhasil menemukan kotak hitam atau black box pesawatATR setelah dilakukan pencarian di lereng Gunung Bulusaraung, Kabupaten Pangkep, Sulawesi Selatan.

"Kita membentuk tim khusus, Alhamdulillah tadi pagi sudah bisa menuju ke lokasi tersebut dan mengecek secara utuh potongan ekor pesawat," kata Asisten Operasi Kodam XIV Hasanuddin Kolonel Inf Dody Triyo Hadi di posko SAR Tompo Bulu.

Setelah dilakukan pemeriksaan, kata Dody benda yang diduga sebagai black box tersebut ditemukan tetap pada posisinya.
"Potongan ekor tersebut dan di dalamnya berada di posisinya, tidak terlepas, berada di dalam ekor tersebut," katanya.

Kotak hitam itu kemudian diserahkan ke KNKT untuk proses investigasi.

Potongan tubuh

Tim SAR gabungan menemukan potongan tubuh yang diduga merupakan korban pesawat tersebut.

"Potongan tubuh berupa tangan tersebut ditemukan pada pukul 15.45 WITA oleh tim pencari yang menyisir area sekitar lokasi jatuhnya pesawat," kata Asisten Resimen Kodam (Asrem) XIV/Hasanuddin, Kolonel Infanteri Abi Kusnianto, Rabu.

Menurut Abi, potongan tubuh tersebut ditemukan tidak jauh dari lokasi penemuan jasad korban pertama yang ditemukan pada Minggu (18/1) lalu.
"Tim kami menemukan potongan tangan yang posisinya berjarak kurang lebih 70 meter dari posisi korban pertama," ujarnya.

(ugo/yoa/ugo)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |