Toprak Razgatlioglu Redam Ekspektasi Fans MotoGP, Akui Butuh Waktu Adaptasi

4 hours ago 3

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Toprak Razgatlioglu tak ingin muluk-muluk menatap musim debutnya di MotoGP 2026. Juara dunia World Superbike itu secara terbuka mengakui masih harus mempelajari hal paling mendasar sebelum bisa kompetitif.

Toprak Razgatlioglu menjadi pusat perhatian saat Pramac Yamaha memperkenalkan motor MotoGP 2026 mereka. Meski livery yang dipamerkan tak jauh berbeda dari musim lalu, sorotan utama jelas tertuju pada sosok pebalap asal Turki yang akan menjalani debut penuh di kelas premier.

Kepindahan Razgatlioglu ke MotoGP bersama Pramac Yamaha merupakan salah satu transfer terbesar dalam beberapa tahun terakhir. Tiga kali juara dunia World Superbike itu akan berduet dengan Jack Miller, menggantikan Miguel Oliveira. Namun ekspektasi tinggi dari publik justru coba ditekan oleh Toprak sendiri.

Berbicara di atas panggung peluncuran tim di Siena, Razgatlioglu menegaskan bahwa keputusannya hijrah ke MotoGP adalah langkah yang tepat, meski tantangan besar sudah menantinya.

“Ini momen yang sangat spesial. Akhirnya mimpi saya terwujud,” ujar Toprak. “Bergabung dengan Pramac adalah keputusan yang benar karena semua orang di tim ini sangat hangat.”

Toprak juga mengulas pengalamannya pada tes MotoGP pertamanya di Valencia akhir musim lalu. Ia mengakui perbedaan motor MotoGP dengan Superbike sangat signifikan, terutama dalam hal akselerasi dan kecepatan di lintasan lurus.

“Setelah Superbike, motor MotoGP benar-benar berbeda. Akselerasinya luar biasa dan di lintasan lurus sangat cepat,” katanya.

Namun, tantangan terbesar bukan hanya soal motor. Razgatlioglu secara jujur menyebut bahwa ia harus mempelajari hal paling dasar sebagai pebalap MotoGP, yaitu adaptasi terhadap ban dan sirkuit yang benar-benar baru baginya.

Selama berkarier di World Superbike, Toprak terbiasa menggunakan ban Pirelli. Di MotoGP 2026, ia harus beradaptasi dengan ban Michelin, yang memiliki karakteristik sangat berbeda. Selain itu, sejumlah seri flyaway menjadi medan asing baginya.

“Saya butuh waktu untuk beradaptasi dengan motor, terutama ban dan memahami batasnya,” ujar pebalap berusia 29 tahun tersebut. “Ini bukan tahun yang mudah. Tahun 2026 adalah tahun belajar. Target realistis saya mungkin di 2027, setelah regulasi baru, kami bisa lebih kompetitif.”

Beberapa sirkuit seperti Austin, Motegi, dan Sepang belum pernah ia jajal dalam balapan. Seri di Austin bahkan diprediksi menjadi ujian berat karena akan menjadi salah satu balapan awal dalam kalender MotoGP.

Meski demikian Toprak Razgatlioglu tetap optimistis. Dengan jadwal tes yang padat, termasuk uji coba pramusim di Malaysia, ia yakin bisa mempercepat proses adaptasi. Ia pun percaya era 2027, dengan perubahan regulasi dan ban Pirelli masuk ke MotoGP, bisa menjadi momentum kebangkitannya bersama Yamaha.

Artikel Tag: Toprak Razgatlioglu, pramac racing, yamaha, MotoGP 2026

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/toprak-razgatlioglu-redam-ekspektasi-fans-motogp-akui-butuh-waktu-adaptasi

Read Entire Article
Sports | | | |