Jakarta, CNN Indonesia --
Anggota Timwas Haji DPR RI Neng Eem Marhamah Zulfa Hiz meminta petugas haji untuk mewaspadai kasus kelelahan dan jemaah terpisah dari rombongan saat fase puncak haji di Arafah, Muzdalifah hingga Mina.
Ia meminta petugas haji meningkatkan pendampingan supaya masalah tersebut bisa dihindari.
"Jangan sampai ada jemaah kita yang terlantar karena kurangnya pendampingan," tegasnya di Bandara Soekarno-Hatta, Jakarta, Minggu (17/5).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain fasilitas fisik, DPR juga menyoroti pentingnya layanan kesehatan yang responsif terhadap jemaah lanjut usia.
Ketersediaan tenaga medis, obat-obatan, hingga kecepatan penanganan darurat ia nilai menjadi faktor penting untuk menekan risiko kesehatan selama ibadah berlangsung.
Di sisi lain, pola konsumsi jemaah juga mendapat perhatian khusus.
Timwas menilai kualitas makanan sangat menentukan daya tahan tubuh jemaah lansia yang rentan mengalami penurunan kondisi kesehatan akibat cuaca panas dan kelelahan.
Pengawasan yang dilakukan DPR diharapkan mampu menjadi instrumen evaluasi agar pelayanan haji Indonesia terus mengalami perbaikan dari tahun ke tahun.
DPR ingin memastikan seluruh jemaah, terutama lansia, dapat menjalankan ibadah dengan aman, nyaman, dan bermartabat.
(agt)
Add
as a preferred source on Google

1 hour ago
4















































