Tim Penyelam Berhasil Buka Akses KM Virgo, Kamar Penumpang Disisir

1 hour ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Tim penyelam dari Basarnas dan TNI AL berhasil membuka akses untuk masuk ke dalam bagian KM Virgo Transport 8 yang terbalik di Perairan Masalembo, Laut Jawa pada Selasa (22/9) kemarin.

"Tim penyelam gabungan juga sudah berhasil membuka akses, berupa pemecahan kaca-kaca jendela-jendela di beberapa buah kamar," kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Banjarmasin I Putu Sudayana dalam konferensi pers, Selasa malam.

Sudayana mengatakan tim penyelam gabungan telah berupaya untuk menyusuri bagian dalam kapal pada Selasa kemarin. Kata dia, sejumlah korban yang terjebak di dalam kapal juga sudah terlihat.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun, lantaran kondisi air keruh akibat arus laut yang cukup kencang, maka penyusuran dan evakuasi terhadap korban belum bisa dilakukan.

"Evakuasinya belum bisa dilaksanakan karena memang ada perubahan arus, arusnya kuat sehingga airnya keruh. Nah, ini berisiko untuk penyelam, begitu air keruh, arus deras, ini harus segera kita keluar dari area operasi. Jadi utamakan safety," ucap dia.

Sudayana berharap kondisi cuaca dan arus laut pada Rabu hari ini bisa lebih baik. Dengan demikian, proses penyisiran dan evakuasi korban bisa dilakukan secara maksimal.

"Sehingga tim akan lebih banyak bisa melaksanakan proses-proses evakuasi di bawah laut, di badan kapal, terutama di kompartemen-kompartemen, khususnya di ruang atau di kamar-kamar tidur para penumpang, baik yang kelas ekonomi maupun kelas eksekutif," tutur dia.

"Saat ini adalah pencarian fokus di bawah permukaan berupa pencarian di area badan kapal. Jadi, kita fokusnya di sana karena memang sudah banyak juga kita dapatkan penumpang-penumpang yang terjebak di dalam kapal, saat ini masih kita fokus di kamar-kamar," sambungnya.

KM Virgo Transport 8 dilaporkan hilang kontak di perairan Laut Jawa pada Minggu (13/9), pukul 02.00 Wita, saat berlayar dari Surabaya menuju Banjarmasin sejak Sabtu (12/9).

Kapal yang membawa 243 orang tersebut diduga hilang kontak akibat mengalami cuaca buruk. Kapal ditemukan pada hari yang sama dalam kondisi terbalik di perairan Laut Jawa.

Hingga Selasa (22/9), tercatat sebanyak 126 korban telah ditemukan, terdiri atas 108 orang selamat dan 18 orang meninggal dunia. Sementara 117 korban lainnya masih proses pencarian.

(dis/isn)

Read Entire Article
Sports | | | |