Ligaolahraga.com -
Berita Piala Dunia: Thomas Christiansen tetap memberikan apresiasi tinggi kepada para pemain Panama meski harus mengakhiri perjalanan mereka di Piala Dunia 2026. Kekalahan 0-1 dari Kroasia pada Rabu (24/6/2026) pagi WIB di Toronto memastikan Los Canaleros tersingkir dari Grup L dan gagal melanjutkan langkah ke babak 32 besar.
Thomas Christiansen menilai hasil akhir tidak sepenuhnya mencerminkan perjuangan yang ditunjukkan timnya di lapangan. Menurut pelatih asal Denmark tersebut, Panama tampil dengan determinasi tinggi dan mampu memberikan perlawanan sengit kepada salah satu tim unggulan turnamen.
Mengomentari performa anak asuhnya, Christiansen mengatakan, "Kami harus memberi selamat kepada tim, bukan karena hasilnya, tetapi karena cara mereka bermain, dengan rasa lapar, dedikasi, dan semangat. Itulah yang kami inginkan. Saya bangga dengan cara kami bermain melawan calon juara dunia seperti Kroasia hingga peluit akhir pertandingan."
Los Canaleros sebenarnya mampu memberikan tekanan dalam sejumlah momen pertandingan. Mereka menikmati penguasaan bola yang cukup baik dan beberapa kali menciptakan peluang, tetapi gagal memaksimalkannya menjadi gol.
Di lapangan, perbedaan terbesar justru terletak pada efektivitas penyelesaian akhir. Kroasia mampu memanfaatkan salah satu peluang terbaik mereka untuk mencetak gol penentu kemenangan, sementara Panama tidak mampu mengubah peluang yang dimiliki menjadi hasil konkret.
Membahas jalannya pertandingan, Christiansen berkata, "Kami kurang beruntung dalam pertandingan ini karena mereka mencetak gol dari satu situasi tertentu. Namun itulah sepak bola. Kesalahan menjadi jauh lebih mahal di Piala Dunia, apalagi ketika menghadapi tim seperti Kroasia. Kami harus mengakui kualitas mereka."
Kekalahan tersebut membuat Panama kembali gagal meraih kemenangan dalam sejarah penampilan mereka di putaran final Piala Dunia. Setelah debut pada edisi 2018, Los Canaleros kini telah memainkan lima pertandingan Piala Dunia dan belum pernah merasakan kemenangan.
Meski demikian, kehadiran Los Canaleros di turnamen ini tetap dianggap sebagai pencapaian penting bagi sepak bola nasional mereka. Harapan untuk lolos dari fase grup sempat tumbuh di kalangan suporter setelah perkembangan yang ditunjukkan tim dalam beberapa tahun terakhir.
Perjalanan tersebut terasa semakin berarti mengingat sepak bola bukan olahraga paling populer di Panama. Negara tersebut masih menempatkan bisbol dan tinju sebagai cabang olahraga yang memiliki basis penggemar lebih besar dibanding sepak bola.
Mengakhiri komentarnya, Christiansen mengatakan, "Saya secara pribadi merasa sedih untuk seluruh negara yang begitu antusias mendukung tim ini dan pada akhirnya kami kalah. Namun kami juga harus melihat bagaimana kami kalah, dengan cara seperti apa, dan melawan siapa. Itu juga penting untuk dinilai."
Los Canaleros memang harus mengakhiri kiprahnya lebih cepat di Piala Dunia 2026. Namun, Thomas Christiansen berharap perjuangan dan semangat yang ditunjukkan para pemain dapat menjadi fondasi penting bagi perkembangan sepak bola Panama pada masa mendatang.
Artikel Tag: kroasia, piala dunia, panama, piala dunia 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/thomas-christiansen-tetap-bangga-meski-panama-tersingkir-dari-pd-2026

3 hours ago
6

















































