Ligaolahraga.com -
Berita Timnas - Thom Haye menjawab semua keraguan soal ketahanan kondisi fisiknya, karena kerap tak bisa tampil penuh.Gelandang berusia 31 tahun itu tampil penuh selama 90 menit dan menjadi otak permainan saat Timnas Indonesia mengalahkan Kamboja 5-1 pada laga perdana Grup A ASEAN Championship 2026.
Thom Haye kembali menunjukkan kelasnya sebagai salah satu gelandang terbaik yang dimiliki Timnas Indonesia. Dalam kemenangan telak 5-1 atas Kamboja pada laga pembuka Grup A ASEAN Championship 2026 di Stadion Pakansari, Senin (27/7/2026), pemain Persib Bandung itu menjadi pusat permainan Garuda sepanjang pertandingan.
Penampilan Haye sekaligus mematahkan anggapan bahwa dirinya telah melewati masa terbaik. Sejak memutuskan berkarier di Liga Indonesia bersama Persib Bandung, gelandang berusia 31 tahun tersebut sempat mendapat kritik. Kepindahannya dari Eropa bahkan dianggap sebagai pertanda penurunan kualitas permainan.
Keraguan lain juga muncul terkait kondisi fisiknya. Sebagian pihak menilai Haye sudah tidak mampu lagi tampil penuh selama 90 menit di level internasional.
Namun, fakta di lapangan berbicara sebaliknya. Haye dipercaya bermain tanpa digantikan hingga peluit akhir dan tampil konsisten sebagai pengatur tempo permainan Timnas Indonesia.
Kontribusinya pun sangat besar. Mantan pemain AZ Alkmaar itu menciptakan tiga assist yang berbuah gol. Dua umpan matang diselesaikan Mitchell Baker, sementara satu assist lainnya dikonversi Sandy Walsh melalui sundulan.
Selain piawai mengatur serangan, Haye juga aktif membantu pertahanan. Ia beberapa kali melakukan pressing tinggi, memutus aliran bola lawan, hingga melakukan tekel penting untuk menjaga keseimbangan permainan Garuda.
Performa tersebut sejatinya bukan sesuatu yang datang secara tiba-tiba. Pada musim lalu bersama Persib, Haye juga masih mampu menyelesaikan 10 pertandingan dengan bermain penuh dari total 28 penampilannya di kompetisi Super League.
Sebelum turnamen dimulai, Haye telah menegaskan ambisi seluruh pemain untuk membawa Timnas Indonesia meraih hasil maksimal.
"Anda tahu semua orang di sini sangat lapar kemenangan," ujar Haye.
"Kami ingin menunjukkan kemampuan kami, jadi kami bekerja sangat keras agar siap dengan sangat baik."
"Kami berkompetisi untuk menang. Jadi itu fokus utamanya."
Kolaborasi Thom Haye bersama Ivar Jenner di lini tengah juga mulai menunjukkan hasil positif. Jenner menjalankan peran sebagai gelandang bertahan, sementara Haye diberi kebebasan mengatur ritme serangan dan mendistribusikan bola ke lini depan.
Timnas Indonesia selanjutnya akan menghadapi Timor Leste sebelum menjalani dua pertandingan yang diprediksi lebih berat melawan Singapura dan Vietnam. Melihat performanya saat menghadapi Kamboja, Haye masih menjadi sosok yang sulit tergantikan dan berpeluang kembali menjadi kunci permainan Garuda.
Artikel Tag: piala aff, timnas indonesia, thom haye, asean championship
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/thom-haye-bungkam-kritik-tampil-90-menit-dan-jadi-kunci-kemenangan-timnas

6 hours ago
7

















































