Terence Crawford Menyesal Tak Pernah Duel Lawan Pacquiao

4 hours ago 7

Ligaolahraga.com -

Berita Tinju : Terence Crawford resmi pensiun sebagai salah satu petinju terbaik generasinya dengan catatan tak terkalahkan 42 kemenangan. Sepanjang kariernya, petinju asal Omaha itu sukses mencatatkan sejarah sebagai juara dunia tak terbantahkan di tiga divisi berbeda, sebuah pencapaian langka dalam dunia tinju modern.

Crawford pertama kali mencetak sejarah pada 2017 ketika menyatukan seluruh sabuk di kelas ringan super usai mengalahkan Julius Indongo. Enam tahun berselang, ia mengulang prestasi tersebut di kelas welter dengan kemenangan dominan atas Errol Spence Jr. Tidak berhenti di situ, pada September tahun lalu, Crawford naik dua kelas sekaligus ke super middleweight dan mengejutkan dunia dengan menumbangkan Saul “Canelo” Alvarez untuk kembali menjadi juara tak terbantahkan.

Prestasi tersebut membuat Crawford sejajar dengan legenda besar seperti Henry Armstrong, yang terakhir kali mencatatkan dominasi lintas divisi pada era 1930-an. Tak lama setelah kemenangan itu, Crawford memutuskan pensiun di usia 38 tahun, menutup karier tanpa cela.

Meski demikian, di balik semua pencapaiannya, Crawford mengaku masih menyimpan satu penyesalan besar. Ia menyebut Manny Pacquiao sebagai lawan yang paling ingin dihadapinya, namun tak pernah terwujud.

“Pacquiao, sudah pasti. Seribu persen,” ujar Crawford.  “Saya sudah lama mengejar pertarungan itu. Sejak masih di kelas 140 pound, saya benar-benar menginginkannya.”

Ia bahkan mengaku heran melihat Pacquiao menghadapi sejumlah nama lain, sementara dirinya merasa berada di level yang lebih tinggi saat itu.

“Saya melihat dia melawan Broner, Tim Bradley, sampai Keith Thurman. Saya berpikir, apa yang sebenarnya terjadi, karena menurut saya level mereka tidak seperti saya. Saya merasa berada di atas,” lanjutnya.

Keinginan tersebut memang tidak pernah terealisasi, meskipun keduanya sempat berada di era yang sama. Faktor promosi, jadwal, dan keputusan bisnis diyakini menjadi penyebab utama duel itu tak pernah terjadi.

Berbeda dengan Crawford yang sudah pensiun, Manny Pacquiao justru masih aktif bertanding meski usianya telah menginjak 47 tahun. Legenda asal Filipina itu terakhir kali tampil melawan Mario Barrios dalam perebutan gelar dunia, dan hasil imbang dalam laga tersebut dianggap kontroversial oleh banyak pengamat.

Saat ini, Pacquiao dikabarkan tengah mempersiapkan laga ulang melawan Floyd Mayweather yang dijadwalkan berlangsung pada September mendatang di Las Vegas.

Meski karier Terence Crawford sudah berakhir dengan sempurna, absennya duel melawan Pacquiao tetap menjadi bagian cerita yang belum lengkap dalam perjalanan salah satu petinju terbaik sepanjang masa.

Artikel Tag: manny pacquiao, tinju dunia, kelas welter, terence crawford, kelas ringan super

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/terence-crawford-menyesal-tak-pernah-duel-lawan-pacquiao

Read Entire Article
Sports | | | |