Ligaolahraga.com -
Berita Tinju: Teofimo Lopez harus merelakan gelar juara dunia kelas super ringan setelah kalah angka mutlak dari Shakur Stevenson pada akhir pekan lalu di New York. Dalam pertarungan dua belas ronde tersebut, Lopez tampak kesulitan mengimbangi kecepatan, akurasi, dan kontrol ring milik Stevenson.
Menariknya, Lopez sebenarnya masuk ring dengan status underdog meski telah lama bertarung di kelas 140 pon. Stevenson justru tampil dominan sejak ronde awal meski baru menjalani debut penuh di divisi tersebut. Hasil ini membuat banyak penggemar mempertanyakan arah karier Lopez selanjutnya.
Petinju berusia 28 tahun itu sejatinya memiliki rekam jejak mentereng, termasuk kemenangan besar atas Vasyl Lomachenko dan Josh Taylor. Namun, performanya di laga utama kerap menuai kritik, seperti saat tampil kurang meyakinkan melawan Sandor Martin, serta kekalahan mengejutkan dari George Kambosos Jr yang menjadi satu satunya kekalahan sebelumnya.
Meski demikian, belum ada indikasi Lopez akan mempertimbangkan pensiun. Ia justru mengumumkan rencana naik kelas ke divisi welter melalui unggahan Instagram Stories. Keputusan ini cukup mengejutkan mengingat tidak ada tanda Lopez mengalami kesulitan berarti saat menurunkan berat badan di kelas super ringan.
Langkah tersebut diyakini sebagai upaya mencari tantangan baru sekaligus membuka peluang laga besar. Di kelas welter, Teofimo Lopez berpotensi menghadapi deretan nama elite seperti Devin Haney, Lewis Crocker, Rolando Romero, dan Mario Barrios. Barrios sendiri dijadwalkan mempertahankan sabuk WBC melawan Ryan Garcia dalam waktu dekat, sementara Conor Benn disebut siap menantang pemenang laga tersebut atau menghadapi Romero.
Situasi makin menarik karena Shakur Stevenson juga mengisyaratkan ketertarikan naik ke kelas welter. Usai mengalahkan Lopez, Stevenson secara terbuka menantang Benn dan bahkan melakukan adu tatap muka. Ia menyatakan yakin bisa bersaing di 147 pon dan mengalahkan petinju yang lebih besar.
Namun, potensi duel itu terhambat perbedaan syarat. Stevenson dikabarkan menginginkan klausul rehidrasi 10 pon, permintaan yang ditolak Benn. Hal ini membuat laga tersebut kecil kemungkinan terwujud dalam waktu dekat.
Sementara itu, Teofimo Lopez diperkirakan akan mengambil waktu untuk mengevaluasi kekalahannya sebelum mengumumkan rencana resmi berikutnya. Dengan usia yang masih relatif muda dan pengalaman di laga besar, kepindahan ke kelas welter bisa menjadi kesempatan bagi Lopez untuk membangun ulang momentumnya di panggung tinju dunia.
Artikel Tag: Teofimo Lopez, Shakur Stevenson, Tinju kelas welter
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/teofimo-lopez-kehilangan-gelar-siap-naik-kelas-ke-welter

2 hours ago
1

















































