Ligaolahraga.com -
China mencatat sejarah unik di Olimpiade Musim Dingin Milano-Cortina 2026 setelah pasangan suami-istri, Wang Xindi dan Xu Mengtao, sama-sama merebut medali emas nomor individu ski gaya bebas aerials.
Wang memastikan gelar juara nomor putra pada Jumat (20/2) waktu setempat, dua hari setelah Xu lebih dulu berdiri di podium tertinggi sektor putri.
Raihan tersebut menjadikan mereka pasangan menikah yang sama-sama meraih emas individu dalam satu edisi Olimpiade yang sama.
Wang tampil menentukan di babak super final. Tampil sebagai atlet ketiga, pria 30 tahun itu mendarat nyaris sempurna dan mengoleksi 132,60 poin.
Pesaing terberatnya dari Swiss, Noe Roth, yang menjadi pelompat terakhir, memberikan perlawanan sengit dengan torehan 131,58 poin.
Begitu skor resmi ditampilkan dan ia dipastikan unggul, Wang langsung berlutut di salju dan berteriak penuh emosi, menyadari medali emas akhirnya menjadi miliknya.
“Setelah merayakan emas Xu, saya langsung kembali fokus ke nomor saya sendiri. Kami sudah berjuang bersama selama bertahun-tahun, tapi kami tetap profesional. Saat ikut bahagia untuknya, saya tidak boleh lupa bahwa saya masih punya tugas,” ujar Wang.
Ini merupakan Olimpiade ketiga bagi Wang.
Pada dua penampilan sebelumnya di PyeongChang 2018 Winter Olympics dan Beijing 2022 Winter Olympics, ia tak pernah finis lebih baik dari posisi ke-14.
Kegagalan tersebut sempat membayangi kariernya.
“Saya bahkan tidak berani bermimpi soal emas ini. Olimpiade berbeda dengan Piala Dunia. Tingkat kesulitan dan tekanannya jauh lebih tinggi. Saya ingin berterima kasih pada diri saya sendiri karena tidak menyerah,” katanya.
Babak perebutan medali berlangsung ketat antara China dan Swiss. Empat atlet China dan dua wakil Swiss melaju ke fase akhir.
Roth memastikan Swiss meraih perak dan menggagalkan sapu bersih podium oleh tuan Asia tersebut.
Sementara itu, debutan Olimpiade Li Tianma merebut perunggu dengan 123,93 poin.
Atlet 24 tahun itu mengaku masih bisa tampil lebih baik, namun bersyukur mampu menembus super final di penampilan pertamanya.
Atlet China lainnya, Sun Jiaxu, finis keempat dengan 123,42 poin.
Adapun juara bertahan sekaligus lima kali Olympian, Qi Guangpu, harus puas di posisi keenam setelah gagal pada lompatan terakhir dan hanya mencatat 81,00 poin.
Qi yang kini berusia 35 tahun menyatakan tidak akan menargetkan Olimpiade keenam.
Keberhasilan Wang juga melengkapi perjalanan panjang keluarga kecil tersebut di Milano-Cortina.
Xu, yang lebih dulu meraih emas di nomor putri, menyaksikan langsung lompatan penentuan suaminya dari tepi arena.
“Tidak mudah bagi dia. Ini Olimpiade ketiganya. Saat mimpinya terwujud, sorotan sepenuhnya milik dia,” ujar Xu.
Pasangan ini memang telah melalui perjalanan panjang bersama.
Wang bergabung dalam sistem pelatihan yang sama dengan Xu sejak usia muda di Shenyang, setelah beralih dari senam ke aerials akibat cedera.
Ia mengaku banyak belajar dari kegigihan sang istri yang lebih dulu mencapai puncak, termasuk saat merebut emas di Beijing 2022.
Sebuah detail kecil turut mengikat dua kemenangan tersebut.
Di sarung tangan Wang, terdapat gambar hati yang merujuk pada “Xin” di namanya, serta gambar buah persik sebagai simbol “Tao” pada nama Xu Mengtao—seolah menjadi penanda bahwa dua gelar itu memang lahir dari satu keluarga.
Artikel Tag: olimpiade, olimpiade musim dingin, milano cortina 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/suami-istri-china-sabet-emas-ganda-aerials-di-olimpiade-milano-cortina

7 hours ago
4

















































