Ligaolahraga.com -
Sprinter Amerika Serikat Fred Kerley dijatuhi larangan bertanding selama dua tahun setelah terbukti melewatkan sejumlah tes doping di luar kompetisi.
Sanksi tersebut diumumkan Athletics Integrity Unit (AIU) pada Jumat (6/3) sebagai bagian dari penegakan aturan anti-doping atletik dunia.
Dalam pernyataannya, AIU menyebutkan bahwa Kerley dianggap lalai dan tidak mematuhi kewajiban terkait regulasi anti-doping.
Atlet berusia 30 tahun itu dinilai “ceroboh hingga pada tingkat tertentu bersikap sembrono” karena tidak memenuhi ketentuan pelaporan lokasi yang diwajibkan bagi atlet yang masuk dalam program pengujian.
Menurut keputusan tersebut, Fred Kerley tercatat melewatkan beberapa tes doping antara Mei hingga Desember 2024.
Kegagalan menjalani tiga tes dalam periode 12 bulan tergolong sebagai pelanggaran “whereabouts failures” berdasarkan Kode Anti-Doping Dunia.
Aturan tersebut mengharuskan atlet yang masuk dalam daftar pengujian terdaftar untuk memberikan informasi lokasi harian mereka agar dapat menjalani tes tanpa pemberitahuan sebelumnya.
Jika seorang atlet gagal menghadiri tiga tes atau melakukan kesalahan pelaporan dalam satu tahun, mereka dapat dikenai sanksi hingga dua tahun.
Dengan keputusan ini, masa larangan Kerley akan berlaku hingga 11 Agustus 2027.
Meski demikian, sanksi tersebut diperkirakan tidak akan berdampak besar terhadap rencana kariernya dalam waktu dekat.
Pada September lalu, Fred Kerley mengumumkan bahwa ia akan bergabung dengan Enhanced Games, sebuah liga olahraga baru yang tidak melarang penggunaan zat peningkat performa.
Liga tersebut dijadwalkan menggelar edisi perdananya pada 24 Mei 2026 di Las Vegas.
Konsep kompetisi itu memungkinkan atlet menggunakan zat yang selama ini dilarang dalam kompetisi resmi, sehingga tidak terikat pada regulasi anti-doping yang berlaku di ajang atletik internasional.
Fred Kerley merupakan salah satu sprinter papan atas Amerika Serikat dalam beberapa tahun terakhir.
Ia meraih medali perak nomor 100 meter di Olimpiade Tokyo serta medali perunggu pada Olimpiade Paris tahun lalu. Selain itu, ia juga menjuarai nomor 100 meter pada Kejuaraan Dunia Atletik 2022.
Tak lama setelah pengumuman sanksi dirilis, Fred Kerley menyampaikan reaksinya melalui sejumlah unggahan di media sosial.
Dalam salah satu pesan, ia menyatakan bahwa dirinya merasa tidak dapat dikendalikan oleh sistem yang ada.
Ia juga menyinggung salah satu insiden yang diduga berkaitan dengan tes yang terlewat, termasuk panggilan telepon dari nomor asing yang menurutnya terlihat seperti panggilan penipuan.
Sementara itu, hingga kini belum ada tanggapan resmi dari USA Track & Field terkait keputusan AIU tersebut.
Artikel Tag: doping
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/sprinter-as-fred-kerley-dijatuhi-larangan-dua-tahun-usai-absen-tes-doping

7 hours ago
4

















































