Solidaritas Pencarian Syafiq di Gunung Slamet, Ramai Relawan Membantu

8 hours ago 1

Jakarta, CNN Indonesia --

Pencarian terhadap Syafiq Ridhan Ali Razan (18), pendaki yang hilang di Gunung Slamet, Pemalang, Jawa Tengah, telah memasuki hari kelima. Puluhan warga lokal (warlok) dan relawan ikut membantu pencarian Syafiq.

Sekelompok warga lokal berjumlah 23 orang pemuda ini, didampingi tim relawan lainnya, berangkat Jumat (2/1) pukul 13.40 WIB.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tim dari warga dilepas Kepala Desa Clekatakan, Sutrisno. Namun, sebelum berangkat, warga diberi briefing oleh USS Basarnas Pemalang untuk pembagian titik pencarian. Mereka juga diminta tetap berhati-hati. 

"Ya, ini kepedulian warga sini. Tanpa paksaan, kita bantu melakukan pencarian. Meskipun kita mengenal wilayah karena warga lokal, kita tetap patuhi aturan yang tadi disebutkan Basarnas," ucap Sutrisno ditemui di lokasi, Jumat.

Tampak puluhan pemuda warga Clekatakan juga membawa perbekalan. Mereka berniat bermalam di atas.

"Gantian dengan tim lainnya. Kita bawa perbekalan juga sekalian dropping logistik di beberapa titik," ungkap Sutrisno.

Tim relawan berdatangan

Hingga Jumat siang tim relawan dari berbagai daerah juga mulai berdatangan ke Basecamp Dipajaya untuk membantu pencarian. Dari catatan Basecamp Dipajaya, hingga pukul 15.00 WIB hari ini, tercatat ada 39 tim relawan yang telah bergabung.

Saat ini, tim menyebar dalam satu arahan dari Basarnas Pemalang. Kapolres Pemalang, AKBP Rendy Setia Permana, membenarkan soal ramainya relawan yang ikut membantu pencarian korban.

"Ya, tim relawan mulai berdatangan. Enggak ada jeda bergantian, naik turun. Ya, karena butuh tenaga ekstra. Luar biasa tim relawan ini," ucap Rendy saat melakukan pengecekan di Basecamp Dipajaya.

Rendy berkata kali ini pencarian berfokus pada lembah-lembah di Pos 4 hingga 6. Meski demikian tim-tim relawan dan warga lokal menyebar di beberapa titik, saling bergantian untuk upaya pencarian.

"Beberapa tim bergerak akan melaksanakan pengecekan juga seputar jalan-jalan yang curam, lembah seputar pos 4, 5 dan 6," ungkap Rendy.

Syafiq dan temannya mendaki Gunung Slamet pada Sabtu 27 Desember 2025 pukul 23.00 WIB. Namun, pada Senin (29/12) hanya rekan korban, Himawan, yang ditemukan dalam kondisi lemas. Korban Syafiq disebut terakhir terlihat di sekitar Pos 9.

Tim gabungan juga telah melakukan penyisiran berulang kali dari Pos 1 hingga sampai puncak. Namun belum membuahkan hasil.

"Kita berdoa agar upaya pencarian hari ini bisa membuahkan hasil," pungkasnya.

(tim/wis)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |