Ligaolahraga.com -
Berita Tinju : Shakur Stevenson berada di persimpangan penting dalam kariernya setelah kehilangan gelar dunia kelas ringan WBC. Keputusan tersebut membuat masa depan petinju tak terkalahkan asal Amerika Serikat itu menjadi tanda tanya, terutama terkait kelas berat yang akan ia pilih.
Sebelumnya Stevenson sempat naik ke kelas super ringan dan berhasil merebut sabuk juara dunia WBO setelah mengalahkan Teofimo Lopez. Kemenangan tersebut membuatnya menjadi salah satu petinju paling fleksibel di generasinya.
Awalnya, Stevenson berencana kembali turun ke kelas ringan 135 pon untuk mempertahankan sabuk WBC yang ia miliki. Namun rencana itu berubah setelah WBC memutuskan mencopot status juaranya.
Situasi ini membuat Stevenson harus menimbang ulang arah kariernya. Ia kini mempertimbangkan bertarung di tiga divisi berbeda, yakni kelas ringan, super ringan 140 pon, atau bahkan kelas welter. Meski demikian, Stevenson mengaku untuk saat ini belum tertarik naik ke kelas welter.
Dengan statusnya sebagai salah satu bintang muda tinju dunia, pilihan lawan yang tersedia bagi Shakur Stevenson juga cukup banyak. Dalam sesi tanya jawab dengan penggemar di media sosial X, ia diminta mengurutkan beberapa calon lawan yang dianggap menarik.
Beberapa nama yang muncul di antaranya adalah Ryan Garcia, Raymond Muratalla, O’Shaquie Foster, Gary Antuanne Russell, serta Dalton Smith.
Stevenson mengakui bahwa pertarungan melawan Ryan Garcia menjadi opsi paling menarik dari sisi komersial.
Menurutnya, duel antara petinju Amerika dan Meksiko sering kali mampu menarik perhatian publik yang lebih luas.
“Kalau melihat dari sisi penjualan tiket, duel antara petinju kulit hitam dan Meksiko biasanya paling laku. Jadi pilihan pertama saya Ryan, lalu Muratalla,” ujar Stevenson.
Namun ketika berbicara soal ancaman terbesar di kelas super ringan, Stevenson justru menunjuk Gary Antuanne Russell sebagai lawan yang paling berbahaya.
Ia menilai Russell memiliki kualitas yang bisa menyulitkan siapa pun di divisi tersebut.
“Kalau jujur, dari semua nama itu mungkin Gary adalah ancaman terbesar,” kata Stevenson.
Russell sendiri saat ini memegang sabuk juara dunia kelas super ringan WBA setelah mengalahkan José Valenzuela. Ia juga baru saja mempertahankan gelarnya dalam laga yang cukup berat melawan Andy Hiraoka.
Pertemuan antara Stevenson dan Russell berpotensi menjadi duel unifikasi yang menarik bagi penggemar tinju dunia. Meski begitu, Stevenson masih membuka kemungkinan kembali turun ke kelas ringan meskipun sudah tidak lagi memegang sabuk WBC di divisi tersebut.
Keputusan akhir mengenai langkah berikutnya diperkirakan akan sangat menentukan arah karier Shakur Stevenson dalam beberapa tahun ke depan.
Artikel Tag: wbc, tinju kelas ringan, tinju kelas welter, tinju kelas ringan super, ryan garcia, shakur stevenson, gary antuanne russell
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/shakur-stevenson-buka-opsi-lawan-baru-usai-kehilangan-sabuk-wbc

6 hours ago
5

















































