Ligaolahraga.com -
Berita Liga Inggris: Akhir pekan ini menandai satu tahun David Moyes kembali menangani Everton untuk periode keduanya. Pelatih asal Skotlandia itu memberikan apresiasi tinggi kepada para suporter yang terus mendukungnya dalam upaya membangun kembali The Toffees menuju level yang pernah mereka capai saat ia meninggalkan klub.
Perjalanan Moyes dalam sepekan terakhir tidak sepenuhnya mulus. Everton baru saja menelan kekalahan 2-4 dari Brentford, lalu melewati laga penuh drama saat ditahan imbang 1-1 oleh Wolverhampton Wanderers, di mana mereka mengakhiri pertandingan dengan hanya sembilan pemain. Meski begitu, Moyes tetap melihat gambaran besar dari proses yang sedang dijalani.
Dalam periode pertamanya, Moyes membawa Everton mencatatkan sembilan kali finis di delapan besar, termasuk pencapaian terbaik klub di era Premier League dengan finis peringkat keempat pada musim 2004/05. Pada periode keduanya ini, ia telah mengumpulkan 60 poin dari 40 pertandingan, sebuah catatan yang dinilai solid mengingat kondisi klub saat ia kembali.
David Moyes mengambil alih The Toffees ketika klub hanya berjarak satu poin dari zona degradasi pada pertengahan musim terakhir di Goodison Park. Saat itu, Everton baru mengoleksi 17 poin dari 19 laga, kurang dari setengah perolehan poin musim 2022/23, yang menjadi salah satu musim terberat dalam sejarah klub modern.
“Ini benar-benar tahun yang luar biasa bagi saya. Saya sangat menikmati tahun pertama kembali ke Everton,” kata Moyes. “Awalnya saya cemas, bertanya-tanya bagaimana semuanya akan berjalan. Kami kalah 0-1 dari Aston Villa di laga pertama dan saya berpikir, ini akan berat.”
Namun sejak saat itu, Moyes merasakan dukungan besar dari publik Goodison. Ia menilai sambutan hangat suporter sangat membantunya beradaptasi kembali, sekaligus menjadi modal penting dalam proses kebangkitan klub.
“Saya kembali dengan pengalaman yang lebih matang dan pemahaman tentang apa itu Everton. Banyak yang bilang ini bukan Everton yang sama seperti dulu, dan tugas saya adalah mencoba membawa klub ini kembali ke jalur yang seharusnya,” ujarnya.
Moyes menilai kemajuan Everton saat ini realistis jika melihat kondisi klub dalam beberapa tahun terakhir. Musim lalu, The Toffees finis di peringkat ke-13 dan bahkan berada di atas Tottenham Hotspur serta Manchester United, tanpa belanja besar di bursa transfer.
“Kami tidak datang lalu menghabiskan banyak uang. Kami hanya mendatangkan Charly Alcaraz. Sekarang pun kami lebih fokus mempersiapkan bursa transfer musim panas ketimbang Januari,” jelasnya.
Di tengah meningkatnya ketidaksabaran suporter di banyak klub, Moyes justru menyoroti kesetiaan fans Everton. Ia menegaskan bahwa mendukung klub bukan hanya soal hasil instan, melainkan kesabaran dalam proses.
“Suporter Everton luar biasa. Mereka mendukung tim dalam situasi apa pun. Sepak bola sekarang bisa berubah sangat cepat, kalah dua laga saja bisa mengubah persepsi,” katanya.
David Moyes juga menyinggung performa tandang Everton yang dinilainya sangat baik dalam 12 bulan terakhir, membuat dukungan suporter di laga away menjadi salah satu kekuatan utama tim.
Menutup refleksinya di satu tahun kedua bersama Everton, Moyes merasa optimistis. “Saya harus katakan, kembali ke sini terasa luar biasa. Banyak orang yang paham sepak bola tahu bahwa kami sedang membenahi klub dan, secara umum, kami melakukan pekerjaan yang cukup baik,” pungkasnya.
Artikel Tag: David Moyes, Everton
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/setahun-kembali-ke-everton-david-moyes-puji-loyalitas-suporter-the-toffees

16 hours ago
1












![Atalanta Kalahkan Torino 2-0, De Ketelaere Akhiri Puasa Gol[embed]https://www.youtube.com/watch?v=jgc6QAZQyzg[/embed]](https://img.ligaolahraga.com/images/news/2026/01/11/https://img.ligaolahraga.com/public/images/news/2026/01/11/atalanta-kalahkan-torino-2-0-de-ketelaere-akhiri-puasa-golembedhttpswwwyoutubecomwatchvjgc6qazqyzgembed.jpg)




































