Ligaolahraga.com -
Berita Liga Italia: Bos Lazio, Maurizio Sarri prihatin atas kegagalan negaranya, Italia lolos ke Piala Dunia untuk kali ketiga secara beruntun. Sedangkan di saat yang sama ia mengaku juga mengalami musim yang sulit bersama Elang Ibukota.
Pelatih Lazio, Maurizio Sarri mengaku bahwa ia berharap periode keduanya di Formello berjalan dengan lebih mudah. Pria 67 tahun tersebut kembali melatih di ibukota Italia Juni lalu dan beberapa pekan kemudian klub dihantam larangan transfer.
Kampanye Biancocelesti musim ini juga diganggu dengan sejumlah cedera pemain utama di Januari lalu dan protes penggemar melawan era kepemimpinan presiden Claudio Lotito.
Eks pelatih Napoli dan Chelsea berpendapat bahwa pengalaman yang penuh tantangan mungkin akan bermanfaat bagi pelatih yang lebih muda, tetapi dia sama sekali tidak membutuhkan semua drama ini pada tahap kariernya saat ini.
“Ini adalah musim yang sangat sulit, bukan hanya karena bagaimana awalnya tetapi karena semua yang terjadi di sepanjang jalan. Saya akan menyebutnya musim yang membentuk karakter. Akan lebih baik jika itu terjadi 15 tahun yang lalu, ketika saya lebih membutuhkan pengalaman seperti itu. Sekarang, saya bisa saja tidak mengalaminya,”ujarnya seperti dikutip The Laziali.
“Ikatan dengan tim dan para pemain sangat kuat; kami harus tetap bersatu untuk melewati situasi yang sangat sulit. Saat ini kami bermain tanpa Provedel, Patric, Gila, Zaccagni, Rovella, dan di depan penonton yang jauh lebih sedikit. Untungnya, tim sekarang merasa seperti satu kesatuan yang nyata — reaksi hari ini membuktikannya. Itu adalah pertandingan yang bisa saja menjadi lebih buruk.”
Selanjutnya sang pelatih turut bersedih dan prihatin melihat timnas Italia gagal lolos ke Piala Dunia untuk kali ketiga secara beruntun namun penderitaan Azzurri bukan satu-satunya yang menjadi salah satu perhatian utamanya.
“Saya merasa prihatin namun saat ini saya memiliki masalah lain yang harus diatasi dan saya belum banyak memikirkannya. Ini memalukan, sebuah tim nasional dengan tradisi kami seharusnya konsisten tampil di Piala Dunia. Sejumlah pemikiran mendalam dibutuhkan, tapi saya bukan orang yang tepat untuk melakukannya sekarang karena fokus saya di tempat lain,”jelasnya.
“Ada hal yang perlu ditinjau lagi di sistem pembinaan pemain muda, akademi yang kuat menghasilkan para pemain solid, Bakat adalah sesuatu yang dibawa sejak lahir. Sulit untuk menciptakan bakat melalui akademi. Tentu saja masih banyak ruang untuk perbaikan. Kita berasal dari ‘kebijakan pertumbuhan’ di mana pemain asing harganya lebih murah daripada pemain Italia.
“Dari sudut pandang legislatif dan Uni Eropa, tidak mudah menemukan formula untuk membatasi jumlah pemain asing kecuali ada kesepakatan antara presiden klub. Ini sulit, meskipun jelas ada banyak area yang dapat diperbaiki.”
Artikel Tag: lazio, italia, sarri
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/sarri-prihatin-italia-gagal-lolos-ke-piala-dunia-2026

2 hours ago
7

















































