Ligaolahraga.com -
Berita Liverpool kembali menjadi sorotan setelah Mohamed Salah membawa Mesir ke semifinal Piala Afrika. Penyerang Liverpool ini mencetak satu gol dan satu assist dalam kemenangan 3-2 atas Pantai Gading, sang juara bertahan. Kini, Salah menjadi pencetak gol terbanyak kedua di turnamen ini dengan empat gol, sejajar dengan Victor Osimhen dari Nigeria, dan hanya terpaut satu gol dari Brahim Diaz dari Maroko yang mengoleksi lima gol.
Mesir akan menghadapi salah satu dari dua tim tersebut, Nigeria atau Maroko, pada akhir pekan depan dalam pertandingan perebutan tempat ketiga atau final Piala Afrika. Namun sebelumnya, Salah dan Mesir harus menghadapi Senegal, yang dipimpin oleh mantan rekan setimnya di Liverpool, Sadio Mane. Baik Salah maupun Mesir memiliki misi balas dendam.
Pertemuan terakhir antara Mesir dan Senegal terjadi pada tahun 2022, di mana Salah mengalami dua kekecewaan beruntun. Kedua tim besar Afrika ini bertemu di final Piala Afrika, yang berakhir dengan skor 0-0, sebelum Senegal dinobatkan sebagai juara benua untuk pertama kalinya setelah menang adu penalti 4-2. Mane mencetak gol penentu kemenangan bagi Senegal, sementara Salah, yang seharusnya menjadi eksekutor kelima Mesir, tidak sempat melakukan tendangan.
Sebulan kemudian, kedua tim bertemu lagi dalam babak ketiga kualifikasi Piala Dunia 2022 zona CAF. Setelah agregat 1-1, Senegal kembali menang lewat adu penalti, dan Mane sekali lagi menjadi penentu kemenangan. Dalam kondisi yang kontroversial, Salah gagal mengeksekusi penalti pertama Mesir karena gangguan laser dari pendukung lawan.
Kegagalan lolos ke Piala Dunia memang menyakitkan, tetapi kekalahan di final Piala Afrika mungkin lebih menyakitkan bagi Salah. Mesir adalah negara paling sukses dalam sejarah turnamen ini, dengan tujuh gelar juara Afrika, meski kemenangan terakhir mereka diraih pada tahun 2010.
Sementara itu, Salah, yang kini menjadi pencetak gol terbanyak kelima dalam sejarah Piala Afrika dengan 11 gol dari lima penampilan final, telah dua kali merasakan kekalahan di final, pada 2017 dan 2022, di mana Mane mengangkat trofi yang masih menjadi impian Salah.
Selama bertahun-tahun di Anfield, hubungan antara Salah dan Mane dikenal tidak terlalu dekat dan terkadang diwarnai persaingan yang tidak nyaman saat keduanya mencetak gol untuk membawa Liverpool meraih semua gelar utama. Momen persaingan yang paling terkenal terjadi pada tahun 2019 ketika Mane kesal karena Salah tidak memberikan umpan dalam pertandingan melawan Burnley.
Mane baru-baru ini membuka diri tentang hubungannya dengan Salah dalam podcast "Rio Ferdinand Presents" tahun lalu, menjelaskan bahwa meski ada persaingan, hubungan mereka tidak buruk. "Dia pemain yang hebat. Orang yang baik. Semua orang mengatakan hal yang sama, biasanya," kata Mane. "Saya orang yang pendiam, tetapi saya ramah dengan semua orang di tim. Mo juga orang baik. Terkadang di lapangan, dia memberi umpan, terkadang tidak. Tapi itu biasa."
Baik Salah maupun Mane adalah pemenang dua kali penghargaan Pemain Terbaik Afrika, dengan Salah meraihnya pada 2017 dan 2018, sementara Mane pada 2019 dan 2022. Di Afrika, Mane mungkin lebih dihormati, seperti yang diungkapkan oleh legenda Nigeria, Jay-Jay Okocha, yang menyoroti pentingnya memenangkan gelar untuk negara.
Berbicara setelah kemenangan melawan Pantai Gading, Salah menekankan pentingnya memenangkan Piala Afrika bagi dirinya dan Mesir. "Penting bagi saya untuk membuat orang Mesir bangga dengan apa yang saya lakukan," kata Salah. "Semua orang ingin mencapai sesuatu untuk negaranya. Saya berharap kami berhasil di pertandingan berikutnya."
Kritikan dari pundit Sky Sports, Jamie Carragher, juga menjadi motivasi tambahan bagi Salah untuk memenangkan Piala Afrika. Carragher menyebut bahwa sebelum bergabung dengan Liverpool, Salah dikenal sebagai pemain yang gagal di Chelsea dan belum pernah memenangkan trofi besar. "Salah tidak pernah memenangkan Piala Afrika," ujar Carragher, menyoroti pentingnya dukungan dari rekan setim, manajer, dan penggemar.
Dengan performa cemerlangnya di Piala Afrika, Salah membuktikan bahwa dia masih memiliki semangat juang dan kemampuan untuk mencapai puncak. Liverpool berharap performa gemilang ini berlanjut ketika Salah kembali ke Merseyside, terlepas dari apakah dia berhasil meraih gelar yang selama ini belum diraihnya sepanjang karier.
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/salah-incar-balas-dendam-di-laga-mesir-vs-senegal

8 hours ago
4


















![Kartu Merah Gagalkan Kemenangan Lecce atas Parma[embed]https://www.youtube.com/watch?v=rtfGZJ5BaWQ[/embed]](https://img.ligaolahraga.com/images/news/2026/01/11/https://img.ligaolahraga.com/public/images/news/2026/01/11/kartu-merah-gagalkan-kemenangan-lecce-atas-parmaembedhttpswwwyoutubecomwatchvrtfgzj5bawqembed.jpg)






























