Ligaolahraga.com -
Berita Golf - Ryan Gerard menjadi salah satu nama yang ramai dibicarakan setelah Brandt Snedeker mengumumkan enam pilihan kapten untuk tim Amerika Serikat di Presidents Cup 2026.
Nama Gerard tidak masuk dalam daftar tersebut. Keputusan itu memicu kekecewaan dari sebagian penggemar di media sosial yang menilai Gerard layak mendapatkan tempat di tim.
Namun, Gerard memilih tidak larut dalam kekecewaan. Ia tetap menjalankan rencana untuk melanjutkan musimnya di Eropa.
Setelah finis di posisi ketiga Tour Championship, Gerard langsung mengambil penerbangan malam menuju Swiss untuk tampil di Omega European Masters. Ia kemudian finis di posisi T30 sebelum melanjutkan perjalanan ke Inggris untuk menghadapi BMW PGA Championship di Wentworth.
“Saya pikir DP World Tour adalah tur yang hebat. Kami beruntung memiliki turnamen seperti ini yang bisa saya ikuti pada periode yang secara teknis merupakan offseason di PGA Tour,” kata Gerard.
Kesempatan tersebut dimanfaatkan Gerard dengan sangat baik. Pada ronde kedua BMW PGA Championship, pegolf Amerika Serikat itu mencatat 7 under 65 tanpa bogey.
Gerard menutup ronde dengan birdie dan eagle untuk mencapai 12 under setelah 36 hole. Hasil tersebut membawanya ke puncak klasemen dengan keunggulan dua pukulan sebelum memasuki akhir pekan.
Ryan Gerard mengaku kondisi di Wentworth tidak mudah, terutama ketika angin mulai bertiup lebih kencang. Ia memilih bermain sabar dan menunggu kesempatan daripada memaksakan serangan.
“Ini benar benar hari yang solid. Kondisinya terkadang cukup sulit karena angin semakin kencang. Anda harus sangat sabar dan memilih momen yang tepat,” ujar Gerard.
Performa tersebut membuat Gerard kini berpeluang mencatat sejarah di BMW PGA Championship. Ia dapat bergabung dengan Billy Horschel dan Arnold Palmer sebagai pegolf Amerika Serikat yang pernah memenangkan turnamen bergengsi tersebut.
Namun, persaingan masih sangat ketat. Adam Scott berada di posisi kedua dan akan bermain satu grup dengan Gerard pada ronde ketiga. Aaron Rai, Ryan Fox, dan Rory McIlroy juga masih berada dalam persaingan.
McIlroy sendiri mencatat 5 under 67 pada ronde kedua dan berada empat pukulan di belakang Gerard. Ia menilai posisi tersebut masih memungkinkan untuk dikejar pada akhir pekan.
Bagi Ryan Gerard, performa di Wentworth menjadi jawaban atas kekecewaan setelah tidak terpilih ke Presidents Cup. Alih alih berhenti bermain, ia memilih melanjutkan musim dan kini berada dalam posisi untuk mengejar gelar penting di DP World Tour.
Artikel Tag: bmw pga championship, wentworth, brandt snedeker, presidents cup
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/golf/ryan-gerard-jawab-kekecewaan-presidents-cup-dengan-performa-gemilang

4 hours ago
3

















































