Ribuan Desa Terdampak Bencana Aceh Dapat Daging Meugang Sebelum Puasa

3 hours ago 1

Banda Aceh, CNN Indonesia --

Pemerintah pusat memastikan penyaluran bantuan sapi untuk tradisi Meugang ke ribuan desa di Aceh menjelang bulan suci Ramadan.

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian mengatakan penyaluran daging sapi untuk tradisi Meugang telah dikoordinasikan lintas kementerian dan lembaga, termasuk Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi serta pimpinan MPR RI.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kalau daging sapi, daging tradisi Meugang, memang rencananya di sekitar tiga ribu kampung. Itu sudah diatur oleh Bapak Menteri Sekretaris Negara dan Bapak Ketua MPR juga sudah paham," ujar Tito usai menggelar rapat koordinasi dengan MPR RI dan Pemerintah Aceh di Kantor Gubernur Aceh, Selasa (10/2).

Tito berharap bantuan tersebut dapat segera didistribusikan ke daerah melalui para bupati. Menurutnya, kepala daerah memiliki peran penting dalam mempercepat pengadaan sapi dan pendistribusiannya ke desa-desa.

"Kita harapkan secepat mungkin bisa ter-deliver ke para bupati. Bupati-bupati nanti betul-betul segera melakukan pengadaan sapinya, dan setelah itu membagikan ke desa-desa," katanya.

Sementara itu, Wakil Gubernur Aceh Fadhlullah mengatakan pemerintah pusat telah menyetujui secara resmi bantuan sapi Meugang untuk Aceh.

Persetujuan tersebut, kata dia, merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap kebutuhan masyarakat Aceh menjelang Ramadan.

"Sapi Meugang, kami mendapatkan laporan dari Pak Kasatgas bahwa Presiden telah menyetujui 1.455 sapi untuk Aceh," ujar Fadhlullah di lokasi yang sama.

Ia menegaskan Meugang bukan sekadar tradisi tahunan, melainkan memiliki nilai sakral dan sosial yang kuat bagi masyarakat Aceh. Karena itu, pemerintah daerah berharap pasokan daging lembu menjelang Ramadan dapat tercukupi dan merata di seluruh wilayah.

"Meugang ini tradisi yang sakral bagi masyarakat Aceh. Harapannya, dengan bantuan ini, kebutuhan daging menjelang Ramadan bisa terpenuhi," katanya.

Tradisi Meugang

Meugang, sebuah tradisi budaya bagi masyarakat Aceh yang sudah ada sejak ratusan Tahun silam dan selalu diperingati dua atau tiga hari sebelum memasuki bulan Suci Ramadhan.

Tradisi ini identik dengan kebersamaan, dengan makan daging sapi atau kerbau yang dimasak dengan beraneka ragam. Kegiatan ini diyakini sudah ada sejak masa kerajaan Aceh Darussalam pada Abad ke 16 Masehi.

Sampai saat ini masih dilestarikan oleh masyarakat Aceh. Itu terlihat, ketika memasuki hari Meugang, rakyat berbondong-bondong membeli daging sapi maupun kerbau. Masyarakat, tak peduli dengan harga daging yang sewaktu meugang bisa naik hingga 100 persen.

Asalkan, mereka bisa mengikuti hari Meugang dengan anggota keluarganya saat hari meugang harga daging yang awalnya hanya berkisar Rp 130 ribu perkilo namun, ketika Meugang, bisa mencapai Rp 250 ribu perkilonya.

(fra/dra/fra)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |