Respons Anak dan Orang Tua Murid soal Guru SD Pamulang Dipolisikan

12 hours ago 4

Tangerang Selatan, CNN Indonesia --

Anak dari guru SD bernama Christiana Budiyati atau Bu Budi yang dilaporkan ke polisi mengungkap kronologi kasus yang menimpa ibunya. Perkara tersebut disebut bermula sejak Agustus 2025 dan kini masih ditangani Polres Tangerang Selatan.

Anak guru SDK Mater Dei di Pamulang Tangsel tersebut, Dino Gabriel, mengatakan keluarganya semula mengira persoalan itu telah selesai. Namun, pada awal Januari 2026, sang ibu kembali dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.

"Ibu datang ke Polres Tangsel untuk menjelaskan kronologi kejadian. Ibu juga sudah didampingi pengacara dan membuat petisi untuk mencari dukungan," ujar Dino Selasa (27/1).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ia menjelaskan pemeriksaan terhadap ibunya dilakukan sekitar awal Januari, bertepatan dengan masuk sekolah pada 5 Januari 2026. Dalam pemeriksaan itu, polisi meminta sang ibu menjelaskan peristiwa yang terjadi di sekolah serta menanyakan bukti pendukung.

"Ibu menyampaikan kronologi kejadian. Polisi juga menanyakan bukti atau hal lain yang bisa memperkuat laporan. Karena tidak ada bukti yang kuat, pengacara menyarankan untuk mencari dukungan publik," katanya.

Dino menyebut insiden bermula pada Agustus 2025 saat kegiatan sekolah berlangsung. Ketika itu, terjadi peristiwa kecil di kelas yang berujung pada nasihat sang guru kepada murid-muridnya.

"Ibu menasihati murid supaya jangan menyerah. Nasihat itu ditujukan ke seluruh murid, tapi mungkin cara penyampaiannya dianggap berbeda dan ada yang merasa dimarahi di depan kelas," ujarnya.

Persoalan kemudian melebar setelah orang tua salah satu murid mendatangi sekolah. Anak tersebut bahkan disebut berpindah sekolah. Selain itu, laporan juga masuk ke Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Tangerang Selatan.

Menurut Dino, pihak sekolah telah memfasilitasi dua kali mediasi. Namun, upaya tersebut belum menghasilkan kesepakatan.

"Sudah dua kali mediasi, tapi belum ada solusi," katanya.

Ia menilai persoalan semakin panjang setelah adanya laporan ke kepolisian. Padahal, keluarga berharap masalah tersebut bisa diselesaikan di tingkat sekolah.

"Kami tidak menyangka sampai sejauh ini. Harusnya bisa selesai lewat mediasi," ujarnya.

Dino menambahkan komunikasi antara keluarganya dan orang tua murid terkait hanya sebatas pesan singkat melalui WhatsApp.

"Kami sempat menanyakan kenapa anaknya tidak masuk sekolah beberapa hari, tapi setelah itu tidak ada respons," katanya.

Pihak keluarga berharap perkara tersebut dapat diselesaikan secara kekeluargaan.

"Harapannya bisa diselesaikan secara damai, dengan mempertimbangkan semua pihak," ujarnya.

[Gambas:Instagram]

Orang tua siswa lain malah kaget

Sejumlah orang tua siswa turut menanggapi pelaporan seorang guru ke kepolisian terkait dugaan kekerasan verbal terhadap siswa dalam kegiatan sekolah.

Sebagian orang tua menilai persoalan tersebut seharusnya dapat diselesaikan melalui mekanisme internal sekolah.

Salah satu orang tua siswa, Tari, bahkan mengaku terkejut dengan adanya laporan tersebut. Menurutnya, selama anaknya bersekolah di SDK Mater Dei, tidak pernah ada permasalahan antara guru dan orang tua murid.

"Selama ini setahu saya tidak ada masalah. Saya tidak mengetahui detail peristiwanya, hanya membaca informasi yang beredar," kata Tari saat ditemui di lingkungan sekolah, Selasa (27/1).

Ia mengatakan informasi yang diketahuinya terkait peristiwa tersebut berasal dari kronologi yang tercantum dalam petisi daring. Namun demikian, ia menegaskan tidak mengetahui secara langsung kejadian yang dilaporkan.

Tari juga menyebut Bu Budi hingga kini masih aktif mengajar dan kegiatan belajar mengajar di sekolah berjalan seperti biasa. Ia mengaku tidak mengetahui kondisi psikologis guru yang bersangkutan.

"Untuk kegiatan sekolah masih normal. Soal kondisi psikologis guru, saya tidak tahu karena interaksi kami terbatas," ujarnya.

Ia berharap persoalan tersebut dapat diselesaikan dengan baik oleh semua pihak. Menurutnya, pelaporan ke kepolisian menjadi perhatian tersendiri bagi para orang tua murid.

Hingga berita ini diturunkan, pihak sekolah belum memberikan keterangan resmi terkait laporan tersebut. Sementara itu, aktivitas belajar mengajar di SDK Mater Dei tetap berjalan normal.

(arl/gil)

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |