Ligaolahraga.com -
Mantan juara dunia dua kali kelas junior welterweight, Regis Prograis, mengakui bahwa duel melawan Conor Benn di kelas catchweight 150 pound bukan situasi ideal baginya.
Meski demikian, petinju asal New Orleans berusia 37 tahun itu tetap antusias menyambut pertarungan yang dianggapnya spesial.
Regis Prograis akan kembali naik ring pada 11 April mendatang di Tottenham Hotspur Stadium, London, sebagai partai pendamping laga utama antara Tyson Fury dan Arslanbek Makhmudov.
Ajang tersebut dijadwalkan disiarkan secara global melalui Netflix.
Sepanjang kariernya, Prograis belum pernah bertarung di kelas 147 pound, namun ia sepakat menghadapi Benn di batas 150 pound.
Sebelumnya, ia mencoba menegosiasikan agar bobot pertarungan diturunkan sedikit, tetapi kubu Benn menolak.
Demi memastikan duel tetap terlaksana, Prograis memilih tidak memperpanjang perdebatan.
“Awalnya kami mencoba menurunkan beratnya sedikit, tapi mereka tidak mau. Tidak masalah. Saya tidak mempermasalahkan soal berat badan atau klausul timbang badan. Saya ingin pertarungan ini terjadi, dan akhirnya terwujud,” ujar Prograis.
Dengan rekor 30 menang dan 3 kalah (24 KO), Regis Prograis datang dengan kepercayaan diri setelah meraih kemenangan angka mutlak atas Joseph Diaz pada 2 Agustus lalu.
Sebelumnya, ia sempat menelan dua kekalahan beruntun dari Devin Haney pada 2023 dan Jack Catterall setahun berikutnya.
Meski memiliki pengalaman melawan sejumlah nama besar, Prograis tidak merasa terintimidasi menghadapi Benn.
Ia menyebut calon lawannya sebagai petinju bagus, namun tetap percaya diri dengan kemampuannya sendiri.
Catatan Regis Prograis di Inggris memang kurang bersinar setelah kalah dari Catterall dan Josh Taylor pada dua kunjungan terakhirnya. Namun kali ini ia optimistis hasil berbeda bisa diraih.
“Kesempatan ketiga biasanya membawa keberuntungan,” katanya sambil tersenyum. “Saya memang lebih tua sekarang, tapi saya merasa terus berkembang.”
Di sisi lain, Benn (24-1, 14 KO) datang dengan momentum positif. Ia sebelumnya menjalani dua laga besar melawan Chris Eubank Jr. di kelas 160 pon di stadion yang sama.
Setelah kalah angka mutlak pada pertemuan pertama, Benn membalas di rematch dengan menjatuhkan Eubank dua kali pada ronde terakhir sebelum menang angka mutlak.
Benn, yang kini berada di peringkat keempat kelas menengah versi The Ring dan penantang nomor satu WBC di kelas welter, sempat berharap mendapat kesempatan memperebutkan gelar WBC milik Ryan Garcia.
Namun sebelum itu, ia harus melewati ujian berat melawan Prograis.
Pertarungan ini diperkirakan akan dipengaruhi faktor berat badan, mengingat perbedaan kelas alami keduanya.
Meski begitu, Prograis menegaskan fokusnya hanya pada performa di ring dan memanfaatkan peluang besar yang ada di hadapannya.
Artikel Tag: ryan garcia, conor benn, regis prograis
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/regis-prograis-antusias-hadapi-conor-benn-di-catchweight-150-pound

5 hours ago
1

















































