Ligaolahraga.com -
Berita Liga Inggris: Regis Le Bris mengaku tetap percaya pada strategi transfer Sunderland meski aktivitas klub pada musim panas ini relatif sepi dibandingkan sejumlah rival. Manajer asal Prancis tersebut mengisyaratkan bahwa tambahan pemain masih akan datang, tetapi proses perekrutan membutuhkan kesabaran karena kondisi pasar transfer saat ini berbeda dari biasanya.
Sunderland sejauh ini belum terlalu aktif memperkuat skuad setelah kembali bersaing di Premier League. Regis Le Bris memahami adanya ekspektasi terhadap klub untuk mendatangkan pemain baru, tetapi ia menegaskan keterlambatan transfer bukan berarti The Black Cats tidak berusaha memenuhi kebutuhan tim untuk menghadapi musim baru.
"Saya percaya kepada klub, saya percaya pada prosesnya seperti biasa, karena kami terhubung dengan baik," kata Le Bris. Ia menilai komunikasi antara dirinya dan pihak klub tetap berjalan dengan baik sehingga keputusan mengenai rekrutan baru akan dilakukan berdasarkan kondisi yang dianggap tepat.
Le Bris juga menjelaskan bahwa belum hadirnya sejumlah target sebelum musim dimulai bukan disebabkan oleh kurangnya keinginan Sunderland. Menurutnya, ada faktor eksternal yang membuat proses transfer belum dapat diselesaikan dalam waktu yang diharapkan, sementara klub tetap berusaha mencari solusi terbaik untuk memperkuat skuad.
"Jika kami belum mendapatkan pemain baru sebelum musim dimulai, ada alasannya. Bukan karena kami tidak ingin mencapai target, tetapi memang belum memungkinkan saat ini," ujar Le Bris. Ia juga menilai Sunderland memiliki target berbeda dibandingkan sebelumnya sehingga proses pencarian pemain membutuhkan pendekatan yang lebih spesifik.
Kondisi pasar transfer secara keseluruhan turut menjadi pertimbangan. Le Bris melihat aktivitas klub-klub musim panas ini berjalan lebih lambat dibandingkan biasanya, terutama karena target pemain yang diburu Sunderland tidak selalu sama dengan klub lain. Situasi tersebut membuat proses negosiasi dan pencapaian kesepakatan membutuhkan waktu lebih panjang.
"Pasarnya sedikit berbeda. Pertama-tama, kami tidak memiliki target yang sama, dan pasarnya juga sedikit lebih lambat dari biasanya," jelas Le Bris. Menurutnya, kondisi tersebut bukan sesuatu yang hanya dialami Sunderland, melainkan bagian dari perubahan dinamika bursa transfer musim panas ini.
Le Bris juga menyoroti kenaikan nilai transfer yang dianggap tidak realistis di sejumlah transaksi. Menurutnya, keputusan sebuah klub membayar terlalu mahal untuk seorang pemain dapat menciptakan efek berantai karena klub lain kemudian menggunakan nilai tersebut sebagai acuan ketika menentukan harga pemain mereka sendiri.
"Beberapa klub juga membayar terlalu mahal untuk sejumlah pemain dan itu tidak membantu situasi berikutnya. Jika sebuah klub membayar 50 juta pound, bukan sekitar 20 juta pound sesuai nilai sebenarnya, maka pemain berikutnya akan ingin menyesuaikan dengan angka yang sama," tambah Le Bris.
Menurut Le Bris, efek tersebut kemungkinan masih akan terasa hingga pekan terakhir bursa transfer. Sunderland karena itu harus tetap berhati-hati dalam mengambil keputusan, sekaligus memastikan setiap perekrutan sesuai kebutuhan skuad. Manajer tersebut tampaknya tidak ingin klub terburu-buru mengeluarkan dana hanya karena tekanan untuk segera menambah pemain.
"Sepertinya efek ini akan berlaku hingga pekan terakhir," tegas Regis Le Bris. Dengan demikian, Sunderland masih membuka kemungkinan melakukan sejumlah perekrutan sebelum bursa transfer ditutup, sementara Le Bris memilih mempertahankan kepercayaan terhadap proses klub daripada mengambil keputusan tergesa-gesa di tengah pasar yang bergerak lambat.
Artikel Tag: sunderland, regis le bris
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/bola/regis-le-bris-tetap-percaya-strategi-transfer-sunderland

7 hours ago
1

















































