Rano Karno Akan Berkantor di Kota Tua Kawal Revitalisasi

9 hours ago 7

Jakarta, CNN Indonesia --

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno memastikan dirinya akan segera berkantor di kawasan Kota Tua demi mengawal langsung jalannya proses revitalisasi Kota Tua.

Rano menegaskan bahwa Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta bersama seluruh pemangku kepentingan sangat bersungguh-sungguh dalam menata ulang kawasan cagar budaya tersebut.

"Keseriusan ini adalah kita sudah mempunyai tim revitalisasi Kota Tua dan Insya Allah di saat waktunya tepat, saya sendiri sebagai penanggung jawab akan berkantor di Kota Tua," ujar Rano di Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (9/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keputusan untuk memindahkan pusat operasional pimpinan ini disampaikannya guna memberikan jaminan kepada publik.

"Jadi di sini kita memberikan keyakinan bahwa Pemprov DKI serius untuk membangun Kota Tua," ujar Rano.

Guna memastikan proyek berjalan efektif tanpa kendala birokrasi, Rano mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyusun kelompok kerja (pokja) agar koordinasi antar lintas dapat segera cepat.

Saat ini, tim revitalisasi tengah merampungkan penataan kantor yang akan digunakan sebagai pos komando dalam beberapa pekan ke depan.

"Sementara barangkali tempat sudah dapat, baru rencana kita akan desain untuk di dalam. Mungkin satu bulan lagi baru kita akan pindahkan ke Kota Tua," ujar Rano.

Terkait durasi masa kerjanya di lapangan, Rano menyatakan tim revitalisasi akan terus bersiaga hingga sistem pengelolaan kawasan tersebut siap untuk diestafetkan kepada sebuah badan khusus.

"Berkantornya ya mungkin selama Kota Tua belum karena nanti mungkin Kota Tua harus dikelola sama seperti dengan Semarang, yaitu istilah Badan Pengelola. Nah, kita ini kan besok di sana itu hanya menjadi tim revitalisasi agar kita tahu step-step apa yang harus kita lakukan dulu gitu," ujar Rano.

Ia juga menyebutkan bahwa langkah awal penataan ini akan memadukan tiga rancangan induk (master plan) dari berbagai instansi untuk menentukan skala prioritas pengerjaan.

"Kita sudah punya tiga master plan, pertama dari Citata. Kemudian ada dari MRT, kemudian dari Pembangunan Jaya. Nah, ini kita kolaborasikan jadi satu. Ah, itu nanti akan menjadi prioritas apa," jelas Rano.

Ia pun menekankan bahwa cakupan revitalisasi ini tidak sempit dan melampaui area bangunan peninggalan semata.

Pembenahan infrastruktur penunjang di area sekitar yang kondisinya masih memprihatinkan juga akan menjadi bagian dari fokus pembangunan.

"Sementara namanya Kota Tua itu sebetulnya bukan hanya di Kota Tua, tapi dari mulai pintu Harmoni sampai ke sana. Coba Anda teman-teman lihat sungai misalnya, kali kemudian pedestrian masih buruk, itu juga bagian dari pembangunan Kota Tua," kata Rano.

Lebih lanjut, Rano memastikan bahwa proyek pelestarian ini dikerjakan secara profesional dengan menggandeng para pakar konservasi tata kota.

Pemprov DKI Jakarta secara khusus menunjuk langsung tokoh akademisi yang rekam jejaknya terbukti sukses menyulap wajah kawasan bersejarah di wilayah Jawa Tengah.

"Menandakan bahwa Pemprov DKI serius untuk melanjutkan artinya merevitalisasi Kota Tua dengan kemarin kita berkunjung dan kita juga sudah melibatkan para pakar, para ahli yang kemarin telah juga membantu membangun Kota Lama di Semarang, yaitu Prof. Andi menjadi ketua tim dari tim revitalisasi Kota Tua," ucap Rano.

(kna/ugo)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |