Ligaolahraga.com -
Presiden BA Malaysia (BAM) Tengku Datuk Seri Zafrul Tengku Abdul Aziz menggambarkan penampilan para pemain BAM di Malaysia Masters yang baru saja berakhir tidak memenuhi ekspektasi.
Dia mengatakan bahwa alasan saja tidak lagi cukup, dan semua pihak yang terlibat perlu melakukan perubahan mendasar dengan fokus pada aspek-aspek fundamental seperti disiplin, konsistensi, dan mentalitas yang dibutuhkan untuk bersaing dan menang di level tertinggi.
Dia menambahkan bahwa BAM akan menerapkan perbaikan, termasuk menyempurnakan pendekatan pelatihan dan memperkuat fokus menjelang turnamen mendatang.
"Semua orang harus bertanggung jawab - pemain, pelatih, dan manajemen. Dalam olahraga elite, nama besar saja tidak cukup. Performa harus konsisten."
"Teruslah berjuang. Kita belum selesai," katanya dalam sebuah unggahan di akun Instagram-nya pada hari Senin.
Di turnamen tersebut, tidak satu pun perwakilan BAM yang berhasil mencapai final setelah pasangan ganda putra Aaron Chia / Soh Wooi Yik dan Arif Junaidi / Yap Roy King tersingkir di semifinal pada hari Sabtu.
Hasil ini sangat kontras dengan edisi tahun lalu, ketika Aaron-Wooi Yik dan Man Wei Chong-Tee Kai Wun mencapai final, dengan Wei Chong-Kai Wun keluar sebagai juara.
Pasangan independen Goh Sze Fei-Nur Izzuddin Rumsani menjadi pemain terbaik Malaysia dengan meraih posisi runner-up di nomor ganda putra pada hari Minggu.
Kekecewaan karena gagal meraih gelar juara sembilan tahun lalu kembali menghantui pasangan ganda putra Goh Sze Fei / Nur Izzuddin Rumsani di Malaysian Masters 2026 kemarin.
Kali ini, pasangan peringkat 9 dunia itu terpaksa puas dengan posisi kedua di kandang sendiri setelah dikalahkan oleh pasangan Denmark peringkat 18 dunia, Daniel Lundgaard / Mads Vestergaard, dengan skor 21-16, 21-17 di Unifi Arena, Bukit Jalil.
Sze Fei-Izzuddin mengakhiri penantian sembilan tahun mereka untuk kembali ke final Malaysian Masters pada hari Sabtu setelah mengalahkan pasangan nasional papan atas Aaron Chia-Soh Wooi Yik di semifinal.
Harapan sangat tinggi bahwa mereka akan membalas kekalahan terakhir mereka pada tahun 2017 ketika turnamen tersebut masih berstatus sebagai Grand Prix Gold.
Namun mimpi itu hancur oleh kombinasi Skandinavia yang sangat mengenal permainan Sze Fei-Izzuddin sehingga merusak pesta kandang mereka.
Artikel Tag: bam, nur izzuddin rumsani, goh sze fei, soh wooi yik, aaron chia, yap roy king, zafrul abdul aziz, malaysia masters 2026
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/badminton/presiden-bam-kecewa-pemainnya-gagal-penuhi-ekpektasi-di-malaysia-masters

4 hours ago
7

















































