Pesan Keras Bos Ducati Buat Francesco Bagnaia, Harus Belajar dari Kesalahan

1 day ago 6

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP: Ducati menutup MotoGP 2025 dengan Triple Crown, namun kontras dengan kondisi Francesco Bagnaia yang justru mengalami musim terburuknya. Gigi Dall’Igna meminta Bagnaia menjadikan tahun penuh cobaan itu sebagai pelajaran penting untuk bangkit di 2026.

Setelah meraih Triple Crown di MotoGP 2025, Ducati punya banyak alasan untuk merayakan musim yang istimewa. Total 17 kemenangan, 12 pole position, dan rangkaian 88 podium beruntun menegaskan superioritas pabrikan Borgo Panigale. Kontribusi terbesar datang dari Marc Marquez yang tampil luar biasa dengan 11 kemenangan Grand Prix dan 14 kemenangan Sprint sepanjang musim.

Gigi Dall’Igna, General Manager Ducati Corse, menyebut musim ini sebagai salah satu yang paling berkesan dalam sejarah Ducati. Ia menilai Marquez bukan hanya kembali ke level tertingginya, tetapi juga menunjukkan kombinasi langka antara determinasi seorang rookie dan kedewasaan seorang veteran. Perjalanan Marquez yang memulai langkah dari tim satelit lalu meraih titel dunia lagi disebut Dall’Igna sebagai petualangan yang penuh semangat dan kerendahan hati.

Namun di balik kilau prestasi Marquez, Ducati juga menghadapi sisi lain musim 2025 melalui Francesco Bagnaia. Juara dunia 2022 dan 2023 itu harus puas finis kelima, hasil terburuknya sejak masuk tim pabrikan. Paruh kedua musim yang penuh insiden hingga lima balapan tanpa poin membuat performanya jauh dari ekspektasi.

Dall’Igna menilai musim berat ini seharusnya menjadi bahan refleksi penting bagi Bagnaia. Ia menyebut bahwa seorang pebalap perlu “mengasimilasi kesulitan layaknya antibodi”, lalu mengubah pengalaman pahit itu menjadi dorongan untuk kembali menemukan performa terbaik. Menurutnya, 2026 akan menjadi musim penuh ketidakpastian sehingga pembelajaran dari 2025 sangat penting untuk modal menghadapi tantangan baru.

Dall’Igna juga memberikan apresiasi besar kepada Alex Marquez yang tampil mengesankan bersama Gresini Racing hingga menjadi runner-up dunia. Ia menilai Alex sudah “naik kelas” dan layak mendapatkan motor pabrikan untuk musim depan.

Selain Alex, Dall’Igna memuji Fabio Di Giannantonio yang bangkit di paruh kedua musim, serta Fermin Aldeguer dan Nicolo Bulega yang menunjukkan progres signifikan dalam pengembangan motor. Ducati, kata Dall’Igna, selalu memberi perhatian lebih pada pebalap muda karena mereka bagian penting dari masa depan pabrikan.

Menutup musim, Dall’Igna menyampaikan rasa terima kasih untuk para fans Ducati di seluruh dunia. Ia yakin musim 2026 akan menghadirkan pertandingan yang tak kalah sengit.

Artikel Tag: Francesco Bagnaia, MotoGP 2025, Ducati

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/pesan-keras-bos-ducati-buat-francesco-bagnaia-harus-belajar-dari-kesalahan

Read Entire Article
Sports | | | |