Pertahankan Dominasi, Jannik Sinner Kampiun Di Madrid

4 hours ago 6

Ligaolahraga.com -

Berita Tenis: Jannik Sinner memperpanjang rekor kemenangan beruntun di turnamen Masters 1000 sehingga ia mencapai tonggak sejarah baru, usai ia mengalahkan Alexander Zverev di final Madrid Open musim 2026.

Petenis peringkat 1 dunia tampil perkasa ketika menyabet kemenangan 6-1, 6-2 atas petenis unggulan kedua, Zverev di final Madrid Open yang digelar di Manolo Santana Stadium, sehingga ia menjadi petenis putra pertama yang memenangkan lima turnamen Masters 1000 secara beruntun.

Petenis yang hanya kehilangan dua set dalam lima perjalanan meraih gelar Masters (di Paris November lalu dan Indian Wells, Miami, Monte Carlo, dan Madrid musim 2026), tidak menghadapi satu pun peluang break point dalam perjalanan mengklaim kemenangan kesembilan berturut-turut dalam head to head melawan petenis berkebangsaan Jerman, Zverev.

“Saya rasa ada banyak kerja keras di baliknya,” ungkap Sinner, ketika ditanya apa arti kemenangan lima gelar Masters berturut-turut baginya. “Banyak dedikasi dan pengorbanan yang saya lakukan setiap hari. Jelas, ini sangat berarti bagi saya, melihat hasil ini. Pada titik tertentu, hasil akan menurun, yang merupakan hal normal.”

“Saya sangat senang karena saya terus percaya pada diri sendiri. Saya hadir setiap hari, di setiap sesi latihan, mencoba melakukan pekerjaan yang tepat dengan disiplin yang tepat. Untuk melakukan itu, anda perlu memiliki tim yang tepat di belakang anda, yang saya miliki. Saya sangat senang dengan diri saya sendiri, tetapi juga tim dan ini sangat berarti bagi kita semua.”

Zverev tiba di Madrid dengan tujuan menjadi petenis putra keempat yang memenangkan setidaknya tiga gelar Madrid Open setelah Rafael Nadal (lima gelar), Novak Djokovic (tiga), dan Roger Federer (tiga). Sementara petenis unggulan pertama belum pernah melewati perempatfinal dalam tiga penampilan sebelumnya di Caja Magica, Madrid tetapi kemenangannya di final kali ini sangat telak.

Dominasi petenis berkebangsaan Italia tercermin dalam beberapa metrik kunci. Ia berhasil mengkonversi keempat peluang break point yang ia ciptakan, tidak menghadapi satu pun peluang break point, dan memenangkan 93 persen (27/29) poin dari servis pertamanya. Ia memukul bola dengan kekuatan dan presisi ciri khasnya dari area baseline di sepanjang pertandingan, memberikan sedikit peluang bagi Zverev, untuk beradaptasi di final pertamanya pada musim ini.

“Saya memulai pertandingan dengan sangat baik, langsung mematahkan servis lawan,” tutur Sinner mengenang kemenangan di final Madrid Open yang diraih dalam waktu 58 menit saja.

“Ia tidak memainkan permainan terbaiknya hari ini (3/5), jadi saya hanya mencoba bermain menyerang dan saya sangat senang dengan level permainan saya. Luar biasa memenangkan gelar lain seperti ini, itu sangat berarti bagi saya. Ini adalah turnamen luar biasa lainnya.”

Petenis peringkat 1 dunia kini telah memenangkan delapan dari sembilan turnamen Masters 1000. Satu-satunya gelar yang belum diraihnya adalah Italian Open di Roma, yang berarti petenis berusia 24 tahun memiliki kesempatan untuk menyelesaikan Career Golden Masters – memenangkan kesembilan gelar Masters – di tanah kelahirannya pada musim 2026. Sinner berupaya untuk bergabung dengan Djokovic sebagai satu-satunya petenis putra yang mampu menyelesaikan Career Golden Masters: Petenis berkebangsaan Serbia mencapai prestasi tersebut sebanyak dua kali.

Meskipun Zverev tidak mampu menemukan performa terbaik di pertandingan tersebut, cara Sinner mengalahkan petenis peringkat 3 dunia sangat menakjubkan untuk disaksikan. Petenis berkebangsaan Italia langsung unggul 5-0 setelah hanya kehilangan dua poin dalam dua service game pertama petenis berkebangsaan Jerman dan kemenangan sudah di depan mata setelah ia memanfaatkan kesalahan petenis berkebangsaan Jerman untuk mematahkan servisnya dan unggul 2-1 di set kedua.

Jika petenis unggulan pertama merasa gugup saat menuju gelar Madrid Open pertamanya, ia tidak menunjukkannya. Dengan petenis unggulan kedua yang kesulitan membangun permainan dalam reli, petenis unggulan pertama mencetak peluang break keempat dalam pertandingan untuk unggul 5-2, kemudian dengan tepat menyelesaikan servisnya tanpa kehilangan poin untuk mengakhiri kemenangan telaknya.

Sinner kini unggul 10-4 dalam head to head melawan  Zverev, setelah sempat tertinggal 1-4. Ia kini telah meraih lima kemenangan atas petenis berkebangsaan Jerman dalam kurun waktu enam bulan, termasuk lima kemenangan beruntunnya di turnamen Masters 1000.

Artikel Tag: madrid open, alexander zverev, jannik sinner

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tenis/pertahankan-dominasi-jannik-sinner-kampiun-di-madrid

Read Entire Article
Sports | | | |