Ligaolahraga.com -
Berita Basket NBA
New York City bergemuruh dengan kemenangan spektakuler Knicks yang berhasil menumbangkan Cleveland Cavaliers, mengantarkan mereka ke Final NBA pertama sejak 1999. Euforia mengguncang para pencinta bola basket NYC, saat Knicks menutup kemenangan dengan skor 130-93 pada Senin malam (25/5) waktu AS. Ini adalah langkah besar bagi New York untuk kembali merasakan atmosfir Final NBA di abad ini.
Sebelum pertandingan dimulai, suasana sudah terasa panas. Para penggemar Knicks membanjiri Rocket Arena, Cleveland, dengan rumor “pengambilalihan” oleh fans Knicks yang menyebar cepat. Ketika Knicks melesat dengan 20-0 di kuarter kedua, dominasi mereka di arena menjadi nyata.
Di antara kerumunan penggemar yang bersemangat, terlihat banyak selebriti yang biasanya menghiasi Madison Square Garden. Rapper Fat Joe harus menghadapi sedikit drama setelah Cavaliers mengambil kembali tempat duduknya di pinggir lapangan. Meski begitu, ia tetap berhasil menyaksikan pertandingan. Menurut laporan New York Post, Cavaliers menolak lebih dari 10 kursi pinggir lapangan untuk penggemar Knicks, menggeser mereka ke belakang setelah mengetahui dukungan mereka.
Menanggapi situasi tersebut, juru bicara Cavaliers menegaskan, "Tempat duduk di pinggir lapangan di babak playoff diatur oleh perjanjian khusus yang melarang penjualan kembali atau pengalihan tiket tanpa persetujuan," katanya kepada The Post.
Meskipun ada drama tempat duduk, banyak selebriti lainnya seperti Spike Lee, Tracy Morgan, Ben Stiller, Timothee Chalamet, dan Kendall Jenner berhasil menyaksikan kemenangan Knicks dari dekat. Lee, meski ditempatkan di baris keempat, berhasil mencapai pinggir lapangan untuk merayakan kemenangan saat pertandingan berakhir.
Kegembiraan tak berhenti di Cleveland. Di New York, perayaan berlangsung meriah. Walikota Zohran Mamdani bahkan melontarkan lelucon di media sosial usai pertandingan. Di Radio City Music Hall, para penggemar bersorak riang, beberapa di antaranya mengangkat sapu sebagai simbol kemenangan berturut-turut Knicks dalam 11 pertandingan playoff.
Delince Pierre, pelatih kebugaran dari Brooklyn, menyampaikan analisisnya, "Kami berhasil mengejar ketertinggalan dan menghancurkan semangat mereka." Sekarang, Knicks menunggu untuk melihat apakah mereka akan berhadapan dengan San Antonio Spurs atau juara bertahan Oklahoma City Thunder. Banyak yang berharap untuk pertandingan ulang melawan Spurs, mengingat sejarah pertemuan mereka di Final 1999.
Di sisi lain, Alan Sanders, seorang pengacara dari Brooklyn, merasakan nostalgia. "Knicks sedang dalam performa luar biasa, mereka berbagi bola dengan baik, dan menembak lebih baik dari siapa pun yang kita lihat dalam waktu yang lama," ujarnya. "Sangat menyenangkan melihat mereka di final untuk pertama kalinya dalam 27 tahun."
Namun, di balik sorak sorai kemenangan, ada insiden kurang menyenangkan. NYPD melakukan beberapa penangkapan di luar Madison Square Garden setelah kerumunan perayaan menjadi tidak terkendali. Polisi berusaha mengendalikan situasi ketika sejumlah besar orang berperilaku tidak tertib di dekat W. 34th St. dan Seventh Ave. Bantuan tambahan dikerahkan, dan beberapa penggemar ditangkap karena perilaku tidak tertib.
Sebelumnya, NYPD menolak izin untuk acara nonton bareng di MSG karena kerumunan yang "sangat besar dan kasar" pada laga sebelumnya. "Ada sekitar 6.000 orang di luar pada Kamis malam untuk Gim ke-2," kata juru bicara polisi. "Ini bukan tentang memiliki cukup penggemar yang tidak tertib, ini tentang menjaga keselamatan orang-orang."
Artikel Tag: new york knicks
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/basket/penggemar-knicks-rayakan-kemenangan-bersejarah-di-cleveland

5 hours ago
7

















































