Pengelola GBK Tak Pernah Jual Lahan Hotel Sultan ke PT Indobuildco

3 hours ago 4

Jakarta, CNN Indonesia --

Pusat Pengelolaan Komplek Gelora Bung Karno (PPKGBK) menegaskan tak pernah ada proses jual beli lahan Hotel Sultan kepada pihak PT Indobuildco.

Kuasa hukum Pusat Pengelolaan Kompleks Gelora Bung Karno (PPKGBK) Chandra M. Hamzah mengatakan pada tahun 1958 hingga 1962, pemerintah telah membebaskan lahan dalam rangka pelaksanaan Asian Games IV.

Setelahnya, pemerintah memberikan izin kepada PT Indobuildco untuk menggunakan lahan tersebut. Namun, tidak pernah dilakukan proses jual beli.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kemudian PT Indobuildco dikasih izin untuk menggunakan. Tidak ada jual beli, tidak ada pelepasan hak atas tanah, tidak ada warisan, tidak ada hibah, tidak ada pengalihan hak dari Pemerintah Negara Republik Indonesia kepada Indobuildco. Tidak ada sama sekali, hanya izin menggunakan tanah selama 30 tahun," tutur dia kepada wartawan, Kamis (18/6).

Chandra menyebut pada tahun 2023, Hak Guna Bangunan (HGB) milik PT Indobuildco telah berakhir. Sehingga, lanjut dia, pemerintah melalui Kementerian Sekretariat Negara dan PPPKGBK pun melakukan upaya pengambilalihan lahan.

Setelah melalui proses panjang, proses eksekusi dan pengambilalihan lahan akhirnya berhasil terlaksana pada hari ini.

Disampaikan Chandra, sebagai tindak lanjut proses pengelolaan lahan bekas Hotel Sultan ini akan dilakukan oleh PPKGBK sesuai dengan ketentuan Peraturan Menteri Keuangan nomor 115/PMK.06/2020.

"Bagaimana pelaksanaan selanjutnya, pemanfaatan harus sesuai dengan PMK. Jangan paksa kami untuk melanggar PMK ini. Segala macam bentuk harus sesuai dengan PMK ini, ya," ucap dia.

Dalam kesempatan sama, Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengapresiasi keberhasilan proses eksekusi dan pengambilalihan lahan Hotel Sultan. Kata dia, langkah ini merupakan bagian dari amanah untuk mengamankan aset negara.

"Kita sudah menjalankan amanah untuk menjaga aset negara. Ini bukan hanya sekedar aset tetapi juga menjaga kewibawaan negara untuk melindungi aset yang dimilikinya dan setelah ini aset akan dimanfaatkan sebesar-besarnya untuk kepentingan negara dan masyarakat," tutur dia.

(dis/gil)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Read Entire Article
Sports | | | |