Ligaolahraga.com -
Berita Padel: Para pemain padel papan atas dunia mulai menikmati lonjakan popularitas olahraga tersebut. Namun dari sisi pendapatan, atlet padel elite masih tertinggal jika dibandingkan dengan bintang tenis dan bulu tangkis dunia.
Seorang pemain top padel disebut bisa meraup penghasilan hingga 1,5 juta dolar AS per tahun atau sekitar Rp25 miliar. Angka ini memang besar, tetapi masih jauh di bawah atlet raket dari cabang olahraga lain.
Sumber Penghasilan Atlet Padel
Mengutip laporan Padel Nirvana, pemain-pemain elite seperti Arturo Coello, Agustin Tapia, dan Ariana Sanchez memperoleh pemasukan dari dua sumber utama yakni hadiah turnamen dan sponsor.
Dari sisi prize money, atlet padel top diperkirakan mengantongi sekitar 530 ribu dolar AS (sekitar Rp8,9 miliar) dalam satu tahun. Jumlah tersebut berasal dari akumulasi berbagai turnamen internasional yang mereka ikuti.
Namun porsi pendapatan terbesar justru datang dari luar lapangan. Kontrak sponsor dan kerja sama komersial menyumbang sekitar 1 juta dolar AS atau setara Rp16,9 miliar per tahun. Hal ini menunjukkan bahwa bagi atlet padel elite, hadiah turnamen lebih berperan sebagai pintu awal menuju pemasukan yang lebih besar.
Masih Kalah Jauh dari Tenis
Meski terbilang menggiurkan, penghasilan atlet padel masih jauh di bawah para petenis dunia. Dalam daftar atlet tenis dengan pendapatan tertinggi versi Forbes 2025, Carlos Alcaraz berada di posisi teratas dengan total pendapatan 48,3 juta dolar AS atau sekitar Rp815 miliar per tahun.
Dari jumlah tersebut, 13,3 juta dolar AS berasal dari hadiah kompetisi, sementara 35 juta dolar AS lainnya diperoleh dari sponsor dan aktivitas komersial. Bahkan petenis dengan pendapatan terendah dalam daftar 10 besar, Daniil Medvedev, masih mengantongi 14,3 juta dolar AS (sekitar Rp241 miliar) dalam setahun.
Bulu Tangkis Juga Lebih Unggul
Di cabang bulu tangkis, selisih pendapatan juga masih cukup mencolok. Tunggal putri nomor satu dunia, An Se-young asal Korea Selatan, meraih sekitar 1 juta dolar AS (Rp16 miliar) hanya dari prize money sepanjang 2025.
An Se-young mengikuti 14 turnamen World Tour dan sukses menjuarai 11 di antaranya, menjadikannya salah satu atlet paling dominan di sektor tunggal putri.
Belum termasuk pendapatan sponsor. Menurut laporan JoongAng Ilbo, An menandatangani kontrak dengan Yonex senilai 10 miliar won Korea selama empat tahun. Artinya, ia menerima sekitar Rp28 miliar per tahun hanya dari satu sponsor, jumlah yang masih lebih tinggi dibandingkan total pemasukan tahunan atlet padel elite.
Padel memang berkembang pesat dan mulai dipandang sebagai olahraga profesional yang menjanjikan. Namun, dari sisi finansial, jarak dengan tenis dan bulu tangkis masih cukup lebar.
Ke depan, peningkatan nilai hak siar, jumlah turnamen, serta daya tarik sponsor akan menjadi faktor penting agar pendapatan atlet padel bisa semakin mendekati cabang olahraga raket lain yang lebih mapan.
Artikel Tag: padel, Tenis, Bulu tangkis
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/olahraga-lain/pendapatan-atlet-padel-top-dunia-masih-di-bawah-tenis-dan-bulu-tangkis

2 hours ago
2

















































