Pemprov DKI: Subsidi Transportasi Tahun Ini Capai Rp3,75 Triliun

2 hours ago 6

Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkap subsidi transportasi umum di Jakarta tahun ini mencapai Rp3,75 triliun.

Koordinator Staf Khusus Gubernur DKI Jakarta, Firdaus Ali mengatakan subsidi itu diberikan untuk menjaga akses mobilitas masyarakat, termasuk warga di wilayah penyangga Jakarta.

Ia menyinggung soal tarif Transjakarta yang belum naik sejak 22 tahun lalu.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tarif Transjakarta kan belum naik kan. Masih tarif yang 22 tahun yang lalu, ya ininya gitu kan, Rp3.500, dan kita setahun ini Rp3,75 triliun itu adalah kita subsidi untuk transportasi," kata Firdaus dalam Prime Plus di CNN Indonesia TV, Senin (22/6) malam.

Firdaus mengatakan Pemprov DKI juga memperluas jangkauan layanan transportasi melalui pengembangan rute Transjabodetabek yang digagas Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno.

"Ini bagian komitmen dari Pemerintah DKI Jakarta untuk tadi, untuk mengurangi tadi ketidakadilan dalam akses tadi," katanya.

Meski demikian, Firdaus mengatakan Pemprov DKI menghadapi tantangan fiskal pada 2026 setelah dana bagi hasil yang diterima dipangkas sekitar Rp16 triliun.

Di tengah tantangan fiskal itu, Pemprov DKI memastikan tiga sektor yang tidak akan mengalami pemotongan anggaran, yakni pendidikan, kesehatan, dan bantuan sosial.

Selain itu, Pemprov DKI juga mendorong skema creative financing untuk mendukung pembangunan sejumlah proyek di Jakarta tanpa menggunakan APBD.

"Terbukti kita misalkan membangun Taman Bendera Pusaka, itu tidak menggunakan APBD sama sekali. Kita lagi memoles Semanggi akan berubah tahun depan, itu pun juga tidak menggunakan dana APBD," katanya.

[Gambas:Youtube]

(yoa/isn)

Add as a preferred
source on Google
Read Entire Article
Sports | | | |