Ligaolahraga.com -
Pelatih Raymond Muratalla, Robert Garcia, berharap Shakur Stevenson bersedia menghadapi petinjunya dalam pertarungan perebutan gelar kelas welter junior atau 140 pound.
Muratalla baru saja mempertahankan gelar kelas ringan IBF untuk kedua kalinya setelah mengalahkan Robson Conceicao melalui keputusan angka mutlak pada 1 Agustus. Namun, petinju asal Amerika Serikat itu mengaku tidak puas dengan penampilannya.
Seusai pertarungan, Muratalla dan Garcia langsung mengisyaratkan rencana naik kelas ke divisi 140 pound.
Garcia menilai perpindahan tersebut akan membantu Muratalla karena tidak lagi harus menjalani proses penurunan berat badan yang terlalu berat.
"[Raymond Muratalla] mengatakan kepada saya, 'Robert, secara kondisi saya merasa sangat baik, tetapi kekuatan saya sudah tidak ada.' Dia terlalu banyak menurunkan berat badan," kata Garcia dalam podcast Mr. Verzace.
Menurut Garcia, Muratalla memiliki tubuh yang besar untuk kelas ringan.
Petinju berusia 29 tahun itu telah berkarier di kelas 135 pound sepanjang karier profesionalnya, tetapi semakin kesulitan mencapai batas berat tersebut.
"Raymond adalah petinju bertubuh besar. Dia bertarung di 135 sepanjang kariernya. Namun sekarang, menurunkan berat badan menjadi sangat berat baginya. Di 140 pound, tambahan lima pound itu akan membuat perbedaan," ujar Garcia.
Garcia kini mengarahkan perhatian kepada Stevenson, yang saat ini memegang gelar The Ring dan WBO di kelas welter junior.
Stevenson juga masih menempati peringkat pertama kelas ringan versi The Ring, sementara Muratalla berada di posisi kedua.
Stevenson sebenarnya lebih menginginkan pertarungan melawan Muratalla berlangsung di kelas ringan.
Namun, Garcia memahami keinginan tersebut dan tetap berharap pertarungan dapat digelar di kelas 140 pound untuk memperebutkan gelar Stevenson.
"Shakur adalah juara di 140 pound. Mari lakukan pertarungan itu untuk gelarnya di 140," kata Garcia.
Stevenson memiliki rekor sempurna 25-0 dengan 11 kemenangan KO dan dikenal sebagai salah satu petinju teknis terbaik di dunia. Muratalla sendiri sudah memiliki pengalaman menghadapi petinju dengan gaya bertarung serupa.
Pada 2024, Raymond Muratalla mengalahkan mantan juara dunia Tevin Farmer melalui keputusan angka mutlak.
Ia kemudian mencatat kemenangan atas peraih medali emas Olimpiade 2020, Andy Cruz, pada Januari tahun ini.
Namun, Garcia menilai Stevenson berada pada level berbeda dibandingkan lawan-lawan tersebut.
Karena itu, ia menyadari Muratalla harus mempersiapkan diri secara maksimal jika mendapat kesempatan menghadapi juara dunia empat divisi tersebut.
"Itu pertarungan yang sudah diminta Raymond. Dia menginginkannya. Kami harus melakukan pekerjaan rumah dan pertarungan itu tidak akan mudah. Kami harus bekerja ekstra keras," ujar Garcia.
Artikel Tag: robert garcia, shakur stevenson, raymond muratalla
Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/tinju/pelatih-robert-garcia-ingin-shakur-stevenson-hadapi-raymond-muratalla

4 hours ago
7

















































