Pedro Acosta Prediksi 6 Rivalnya di MotoGP 2030, Tak Ada Nama Marquez

7 hours ago 4

Ligaolahraga.com -

Berita MotoGP - Pedro Acosta sudah membayangkan siapa saja yang bakal menjadi pesaingnya dalam perebutan gelar MotoGP 2030. Menariknya, nama Marc Marquez dan Francesco Bagnaia justru tidak masuk dalam daftar pembalap yang diprediksi Acosta.

Pedro Acosta akan menjadi bagian penting dari proyek Ducati mulai MotoGP 2027. Namun, jauh sebelum era tersebut dimulai, pembalap asal Spanyol itu sudah memiliki gambaran mengenai siapa saja yang berpotensi menjadi pesaingnya beberapa tahun kemudian.

Acosta memprediksi enam pembalap yang akan bersaing dalam perebutan gelar juara dunia MotoGP pada 2030. Daftar tersebut cukup mengejutkan karena tidak mencantumkan Marc Marquez maupun Francesco Bagnaia.

Dalam wawancara dengan Motosprint, Acosta menyebut hanya dua pembalap dari grid MotoGP saat ini yang menurutnya masih akan berada dalam persaingan gelar pada 2030.

"Saya masih berpikir Bezzecchi dan Martin akan ada di sana," ujar Acosta.

Dua nama yang dimaksud adalah Marco Bezzecchi dan Jorge Martin. Keduanya saat ini menjadi bagian penting dalam persaingan MotoGP dan masih memiliki usia yang relatif muda untuk terus bersaing di level tertinggi.

Selain Bezzecchi dan Martin, Acosta justru menunjuk tiga pembalap yang saat ini masih berkompetisi di Moto3, yakni Alex Escrig, Maximo Quiles, dan Alvaro Carpe.

"Saya memperkirakan akan ada nama-nama baru seperti Alex Escrig, Maximo Quiles dan Alvaro Carpe. Saya berharap ada beberapa pembalap dari Murcia," kata Acosta.

Acosta sendiri akan berusia 25 tahun ketika MotoGP 2030 berlangsung. Sementara itu, Marc Marquez akan berusia 37 tahun dan Bagnaia 33 tahun.

Faktor usia menjadi salah satu alasan masuk akal mengapa Acosta tidak memasukkan kedua nama tersebut. Terlebih, masa depan Marquez di MotoGP masih menjadi tanda tanya karena pembalap Ducati itu beberapa kali mengakui pernah mempertimbangkan masa pensiun.

Sementara itu, Acosta juga memiliki alasan khusus memilih tiga talenta asal Murcia. Ia menilai daerah tersebut memiliki fasilitas dan kondisi yang mendukung perkembangan pembalap muda.

"Senang rasanya orang-orang mulai membicarakan Murcia. Bertahun-tahun lalu, kota itu sulit dikenal di Spanyol, padahal cuacanya selalu bagus, begitu juga orang-orang dan makanannya," ujar Acosta.

Bagi Pedro Acosta, prediksi tersebut tentu masih sangat terbuka untuk berubah. Perjalanan menuju MotoGP 2030 masih panjang dan banyak talenta baru yang bisa muncul.

Namun satu hal menarik sudah terlihat. Acosta tampaknya membayangkan era MotoGP 2030 sebagai pertarungan generasi baru, bukan lagi dominasi nama-nama besar seperti Marquez dan Bagnaia.

Artikel Tag: marc marquez, francesco bagnaia, pedro acosta

Published by Ligaolahraga.com at https://www.ligaolahraga.com/motogp/pedro-acosta-prediksi-6-rivalnya-di-motogp-2030-tak-ada-nama-marquez

Read Entire Article
Sports | | | |